DURBAN, KOMPAS.com - Gelandang Spanyol Sergio Busquets berpendapat timnya harus mampu mematikan pergerakkan Wesley Sneijder saat melawan Belanda di final Piala Dunia 2010, Minggu (11/7/2010). Sneijder merupkan kunci serangan "Netherland".
Pada Piala Dunia kali ini, "Netherland" sempat diperkirakan hanya akan mencapai perempat final karena harus berhadapan dengan Brasil. Tim yang di atas kertas lebih diunggulkan. Namun pada pertandingan itu, Sneijder tampil mengejutkan dengan mencetak sepasang gol, sekaligus menekuk juara dunia lima kali itu dengan skor 2-1.
Gelandang Inter Milan itu kembali menjadi kunci kemenangan "Oranje" saat mengalahkan Uruguay 3-2, Selasa (6/7/2010). Sneijder-lah yang mampu membawa timnya kembali unggul setelah turun minum hanya berakhir imbang 1-1. Kini, gelandang buangan Real Madrid itu menjadi pencetak gol terbanyak dengan lima gol, bersama striker Spanyol David Villa.
"Belanda merupakan tim besar yang memiliki serangan balik sangat bagus. Penyerang-penyerang mereka sangat cepat. Serangan yang sangat berbahaya selalu melalui Wesley Sneijder. Ia selalu menciptakan serangan," tutur Busquets.
"Namun kami akan coba menjaga dia. Hal itu akan menjadi sangat sulit. Setiap pertandingan akan lebih banyak tantangan daripada pertandingan sebelumnya dan tentunya final menjadi paling banyak tantangan.
"Aku pikir mereka salah satu dari dua tim terbaik di turnamen ini. Melawan mereka, kami akan bermain dengan kekuatan yang kami memiliki dan meraih kemenangan," tegas gelandang Barcelona itu. (AS)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang