Teknologi Jepang untuk Penataan Rambut di Shunji Matsuo

Kompas.com - 09/07/2010, 11:33 WIB

KOMPAS.com - Bertempat di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, penata rambut kenamaan, Shunji Matsuo menggelar acara untuk meresmikan pembukaan hair studio di bawah namanya di Indonesia. Diterangkan dalam acara tersebut, bahwa kehadiran Hairstudio Shunji Matsuo by Hisato adalah untuk memberikan sesuatu yang berbeda kepada pasar Indonesia. Tak bisa dipungkiri, ada "kegilaan" tersendiri antara masyarakat Indonesia, khususnya sebagian kaum muda terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan Jepang.

Tak heran, kehadiran hairstudio Shunji Matsuo di Indonesia lebih banyak mengedepankan segala hal yang berbau Jepang. Dimulai dari gaya tatanan rambut yang bercirikan Jepang, stylist yang datang langsung dari Jepang, bahkan teknologinya. Salah satu teknologi yang dibawa oleh Shunji Matsuo bersama timnya antara lain adalah LBI Supersonic.

Perangkat kecantikan ini berbeda dari alat penataan rambut kebanyakan. Jika kebanyakan alat pelurus atau pengeriting rambut menggunakan ceramic atau besi dan bergantung pada hantaran panas konvensional, LBI Supersonic menggunakan gelombang supersonik. Dengan bantuan gelombang supersonik dinamis yang memancar hingga 37 ribu kali per detik, alat ini membantu penyerapan protein ke dalam korteks rambut lebih baik dan langsung. Dengan fungsi supersonik ini pun, batang rambut yang rusak akan cepat diperbaiki tanpa perlu perusakan atau pembengkakan pada batang rambut yang sebenarnya bisa membuat kutikula membesar dan rusak.

Selain itu, untuk mengeriting rambut, dikabarkan pula, bahwa hairstudio yang akan terletak di Dharmawangsa Square lantai 2 ini menggunakan ODIS 2 dari Oohiro yang menjanjikan pengeritingan rambut lebih sempurna. Sementara untuk steamer, mereka menggunakan alat yang menyajikan teknologi nano yang akan memberikan penetrasi lebih mendalam pada batang rambut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau