Piala dunia 2010

Iniesta Tuntut Lebih dari "Matador"

Kompas.com - 10/07/2010, 15:44 WIB

JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Keberhasilan Spanyol lolos ke final Piala Dunia ternyata tak memuaskan nafsu Andres Iniesta. Ia menuntut timnya bermain lebih baik karena kalau tidak, "La Furia Roja" pasti akan dihajar Belanda.

Langkah Spanyol di Afrika Selatan dinilai sejumlah kalangan masih meragukan. Iniesta dan kawan-kawan sempat kalah di pertandingan pertama melawan Swiss pada 16 Juni lalu.

Mereka juga memiliki catatan gol yang sangat memprihatinkan, yakni tujuh gol dalam enam pertandingan. Ini sungguh ironis, mengingat dalam setiap pertandingan, "Tim Matador" selalu mampu menguasai bola lebih banyak.

Terakhir melawan Jerman, Spanyol hampir memegang bola selama 90 menit penuh. Namun, hanya satu gol yang tercipta. Karena itu, Iniesta menuntut timnya bermain lebih baik, terutama dalam hal penyelesaian akhir.

"Aku pikir kami akan bermain lebih baik karena kami harus melakukan hal itu untuk memenangkan Piala Dunia. Apa yang kami lakukan di semifinal takkan membantu kami memenangkan final, tapi tim ini siap bermain lebih baik," kata Iniesta.

"Kami semua memimpikan hal ini. Hanya berada di final saja sudah luar biasa, tapi mudah-mudahan kami bisa mewujudkan mimpi kami. Kami tak bisa merayakan apa pun sebelum memenangkannya. Kami sangat berhati-hati karena kami tahu kami harus melewati satu tantangan terakhir. Ini adalah tantangan yang tersulit dan juga yang terindah," lanjut gelandang Barcelona tersebut.

Iniesta dipastikan fit untuk melawan Belanda. Ia bersama Xavi akan menjadi penyuplai bola untuk bomber utama, David Villa. (GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau