Jelang final piala dunia 2010

Robben: Villa Tidak Berbahaya

Kompas.com - 10/07/2010, 23:19 WIB

JOHANNESBURG, KOMPAS.com - Meski sudah mencetak lima gol, serta menjadi kandidat kuat peraih Golden Ball dan top scorer di Piala Dunia 2010, di mata gelandang sayap tim nasional Belanda Arjen Robben, penyerang timnas Spanyol David Villa bukanlah sosok berbahaya.

Robben justru menyebut dua nama gelandang skuad "La Furia Roja", Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, sebagai sosok yang wajib yang diwaspadai saat Belanda dan Spanyol berjibaku di laga final Piala Dunia 2010. Menurut pemain Bayern Muenchen ini, Xavi dan Iniesta adalah 'penyebab' ketajaman Villa di lapangan hijau.

"Satu-satunya orang yang harus kami perhatikan adalah Xavi dan Andres Iniesta. Mereka berdua menentukan arah permainan Spanyol dan mengalirkan bola ke Villa," kata Robben pada harian Belanda De Telegraaf.

"Kami tak boleh membiarkan mereka berdua mengembangkan permainan, dan bebas. Kami harus menjaga mereka dengan baik. Karena jika kami memberi ruang, maka kami akan mendapat masalah," sambungnya.

Robben sendiri mengaku tak gentar menghadapi Spanyol. Pemain berusia 26 tahun ini percaya, timnya memiliki barisan pertahanan yang bisa diandalkan. Dan dengan ketajaman barisan depan, yang digalangnya bersama Wesley Sneijder, Dirk Kuyt dan Robbie van Persie, Robben yakin pasukan "Oranje" bisa meraih gelar juara dunia pertama mereka.

"Kami punya pertahanan solid, dengan dua gelandang bertahan seperti Nigel de Jong dan Mark van Bommel. Mereka berdua adalah andalan kami, dan empat bek terbaik di belakang mereka," ucap Robben.

"Mereka adalah kekuatan utama tim kami. Kami punya pesepak bola dengan kualitas individu hebat, dan bisa membuat perubahan. Mereka bisa keluar sebagai pencetak gol kami. Kami yakin kami bisa memenangi laga final ini," tutupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau