Jelang belanda vs spanyol

De Jong: Kalau Perlu, Tangan Suarez Pun Kutiru

Kompas.com - 11/07/2010, 16:43 WIB

JOHANNESBURG, KOMPAS.com - Jika Nigel de Jong berada di garis gawang Belanda pada menit-menit akhir pertandingan, dan bola mengarah kepadanya, ia takkan segan-segan melakukan "penyelamatan" layaknya Luis Suarez.

Di perempat final Piala Dunia 2010, Suarez menjadi buah bibir dunia karena tindakan kontroversialnya. Ia sengaja menahan sundulan penyerang Ghana, Dominic Adiyiah, di menit ke-120 dengan tangannya. Tindakannya itu mencegah bobolnya gawang Uruguay. Pada akhirnya Uruguay justru menang dalam adu penalti. Suarez kemudian dipuja para pendukungnya, tapi sekaligus dicaci-maki pendukung Ghana.

De Jong rela melakukan pengorbanan yang sama jika memang itu yang dibutuhkan Belanda untuk menaklukkan Spanyol di final. "Jika aku tak bisa menyentuhnya dengan kepalaku, tentu aku akan meninjunya jauh dari garis gawang, sama seperti yang dilakukan Luis Suarez untuk Uruguay," kata De Jong seperti dikutip Mirror Football.

"Aku melihat apa yang Suarez lakukan dan bagiku ia terlihat ingin menyundul bola, namun ia sadar bahwa ia tak bisa menjangkaunya, jadi ia meninjunya. Dia mau melakukan apa pun untuk memastikan timnya menang dan aku mengerti akan hal itu," sebut De Jong.

"Jika itu terjadi di menit-menit pertama, mungkin aku takkan menggunakan tanganku karena masih banyak waktu untuk bangkit. Tapi, jika itu menit-menit akhir seperti Suarez, aku akan melakukan apa yang akan dilakukan semua pemain lain (meninju bola)," lanjut gelandang Manchester City tersebut.

Karena peraturan baru FIFA, De Jong yang seharusnya absen karena akumulasi kartu kuning diperbolehkan tampil di final. Ini adalah final ketiga Belanda di piala dunia, tapi tak sekali pun "De Oranje" menjadi juaranya. (MRR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau