The tall ship race 2010

Warga Belgia Antusias Sambut Dewa Ruci

Kompas.com - 11/07/2010, 18:01 WIB

BRUSSEL, KOMPAS.com - KRI Dewa Ruci yang mengikuti parade di kota Antwerpen dan acara "open ship" bagi publik mendapat sambutan antusias dari masyarakat Belgia, setibanya di pelabuhan Schelde, Port Antwerpen-Belgia.

KRI Dewa Ruci akan berada di Belgia selama lima  hari mengikuti kegiatan "the Tall Ship Race 2010" yang diikuti sekitar 40 kapal berbendera asing dari 40 negara. Dari Indonesia KRI Dewa Ruci menempuh lebih dari 10 ribu mil laut menuju kota cantik Antwerpen.

Letkol (Laut) Suharto, komandan KRI Dewa Ruci beserta ABK (anak buah kapal/"crew") sebanyak 164 orang disambut Belgian Navy Commander Patrick Van den Bergh bersama Atase Pertahanan RI untuk Belanda dan Belgia Kol. Wisnu, ujar "Minister Counsellor" Pensosbud/Diplik KBRI Brussel, P.L.E. Priatna dalam surat elektroniknya, Minggu (11/7/2010).

PLE Priatna ikut menyambut bersama ratusan masyarakat Antwerpen  detik-detik merapatnya KRI Dewa Ruci dan prosesi atraksi merapatnya Dewa Ruci di bibir daratan Belgia bersama Sekretaris III Pensosbud KBRI Brussel, Royhan Wahab dan Punjul Nugraha, di galangan sandar kota Anterwepen.

KBRI Brussel menyambut kedatangan Letkol (Laut) Suharto beserta ABK Dewa Ruci di jamu KBRI Brussel di kantor KBRI Brussel di Avenue de Tervuren 294.  Letkol (Laut) Suharto mengaku gembira menyaksikan antusiasme masyarakat Belgia yang tiada putus menanti giliran mengunjungi kapal bersejarah KRI Dewa Ruci yang pertama kali berlayar ke Jerman tahun 1953 ini.

Para kadet KRI Dewa Ruci menyuguhkan beragam atraksi untuk menghibur masyarakat Belgia. Mereka menari aneka tarian nusantara, termasuk poco-poco, dan menggelar acara "coctail party" di atas kapal. "Ini daya tarik yang luar biasa dan menjadi ikon unik untuk Indonesia di Belgia," ujar Priatna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau