Jakarta fair 2010

Wah, PRJ Tak Kalah dengan Piala Dunia

Kompas.com - 12/07/2010, 09:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang berlangsung sejak 10 Juni-11 Juli 2010, sukses dari sisi hiburan maupun dari sisi ekonomi. Dari event itu, tercatat transaksi ekonomi mencapai Rp 3,1 triliun. Sementara jumlah pengunjung mencapai 3,5 juta orang.

Direktur Jakarta International Expo (JIExpo), Slamet Suprijadi mengatakan, penyelenggaraan PRJ yang berbarengan dengan Piala Dunia 2010 tidak menyurutkan langkah warga Jakarta untuk mendatangi PRJ.

“Buktinya daya tarik JFK tak kalah dengan event berskala internasional tersebut. Terlihat dari jumlah pengujung JFK tetap mengalami peningkatan dan total transaksi jual beli pun melonjak,” katanya, Minggu (11/7/2010).

Padahal, hanya sekitar 70 persen pengunjung yang membayar tiket masuk, sedangkan 30 persen lainnya merupakan pengunjung yang tanpa tiket masuk seperti para manula, yatim-piatu, anggota TNI Polri dan masyarakat yang tidak mampu.

JFK tahun ini juga diikuti 2.500 peserta terdiri dari kalangan dunia usaha, delegasi pemerintah provinsi dan kabupaten dari seluruh Indonesia. Di antaranya, sebanyak 1.500 stan yang menempati 13 zona merupakan hasil produksi industri kecil, UKM, dan koperasi.

Presiden Direktur PT JIExpo, Hartati Murdaya, mengatakan, PRJ tahun ini berkembang dengan sangat pesat. Itu mencerminkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya DKI, yang tetap bergerak secara positif di tengah pemulihan dampak krisis ekonomi global.

“Ini juga menunjukkan ekonomi kita terus bergerak naik. Event PRJ ini sangat positif karena bisa membantu mengurangi kemiskinan. Harusnya karena positif, event ini bisa dilaksanakan di kota lain di seluruh Indonesia agar pertumbuhan ekonomi daerah bisa merata dan memberi kesempatan bagi UKM dan sektor usaha kecil lainnya untuk mengembangkan perusahaannya," ujar Hartati.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau