Toyota Hilux Makin Digemari

Kompas.com - 12/07/2010, 16:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai dipasarkannya Hilux double cabin (D-Cab) berpenggerak 4x4 di Indonesia sejak International Indonesia Motor Show (IIMS) 2009, makin memperluas pasar Toyota di segmen kendaraan komersil. Selain itu, penjualan terbukti terdongkrak.

Sepanjang semester pertama 2010, Toyota telah mengumpulkan angka penjualan 4.506 unit (Single dan D-Cab), naik 15,3 persen dari periode yang sama tahun lalu 2.093 unit. Sedang Hilux D-Cab 4x4 berhasil dilego 1.694 unit naik dari posisi sebelumnya cuma 263 unit.

Jodjana Jody, Chief Executive Officer (CEO) Auto2000 mengatakan, pasar Hilux saat ini sudah makin besar di daerah pertambangan dan perkebunan. "Dari hasil pemasaran, tahun lalu penjualan Hilux D-Cab cuma 50 unit per bulan, sekarang sudah mencapai 200-250 unit per bulan," jelas Jody kepada Kompas.com, akhir pekan lalu.

Beberapa daerah yang menjadi pusat penjualan antara lain, Jawa Timur, Sumatera, dan Kalimantan. Bebragai perusahaan pertambangan, perkebunan, dan konstruksi menjadi konsumen terkuat sekarang ini.

Sementara itu, di segmen Hilux single cab 4x2, kondisi penjualan semester pertama juga menguat 53,6 persen menjadi 2.812 unit dari sebelumnya 1.830 unit.

"Kalau karakteristik konsumen single cabin itu kebanyakan para wirausahawan, seperti penjual bahan bangunan, sampai pengantar barang," tutup Jody.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau