KOMPAS.com — Keberadaan tentara asing penjaga perdamaian, kebanyakan dari Uni Afrika (AU), di Somalia kian diguncang. Ini tampak tatkala parade kelompok Al-Shabaab unjuk diri di Mogadishu, sebagaimana warta The Sun (12/7/2010).
Pada barisan mereka, ada perempuan-perempuan mengenakan burka yang menyandang senjata otomatis AK47. Dalam kesempatan tersebut, para perempuan yang terkualifikasi sebagai pasukan komando memeregakan cara-cara membubarkan kerumunan massa pemberontak. "Ini bagian dari tuntuan kerja kami untuk mengusir tentara asing di Somalia," begitu pandangan dari kelompok tersebut.
Berkenaan dengan hal tersebut, sumber di intelijen Inggris mengatakan, kelompok perempuan tersebut diduga ikut terlibat dalam serangan bom bunuh diri, termasuk pembunuhan terhadap pekerja kemanusiaan asing di Somalia. "Mereka harus diwaspadai," begitu masukan intelijen tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang