Krisis

Risiko Resesi Ganda Meningkat

Kompas.com - 13/07/2010, 08:13 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Risiko terjadinya resesi ganda alias double dip recession yang ditunjukkan dengan kurva berbentuk huruf W meningkat signifikan. Riset Standard Chartered Global Focus dari Standard Chartered Bank (SCB) memprediksi, koreksi pertumbuhan ekonomi global bakal terjadi pada semester kedua 2010.

Menurut Gerard Lyons, Ekonom dan Kepala Grup Riset Global Standard Chartered Bank Inggris, perlambatan ekonomi bisa terlihat pada Purchasing Managers Index (PMI). Indeks ini menggambarkan aktivitas pesanan baru, stok, produksi, pasokan bahan baku, dan lingkungan tenaga kerja.

Berdasarkan data Bloomberg dan riset SCB, kurva PMI pada tahun 2007 menunjukkan indeks komposit PMI global berada di angka 57. Pada 2008, indeks PMI global turun ke 47 lalu turun tajam ke 36 pada 2009. Pada semester I ini, indeks PMI global naik ke angka 53, tetapi memasuki semester II 2010 terlihat ada tren penurunan.

"Ada sejumlah berita yang mengecewakan, yang tidak membantu memperkuat kepercayaan di pasar finansial," ujar Lyons dalam laporan yang diterima KONTAN, Senin (12/7/2010). Contohnya, ada kesenjangan pendanaan yang lebar antara perbankan Eropa dengan realisasi pertumbuhan di Uni Eropa yang rendah akibat pengetatan anggaran.

Namun, prospek pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang, terutama di negara-negara berkembang masih positif. Pertumbuhan negara-negara yang umumnya ada di belahan timur dunia ini sungguh kontras dengan dunia barat yang tengah terpuruk.

"Resesi ganda jarang terjadi pada masa pemulihan tetapi bukan tidak mungkin terjadi," tandasnya. Menurut SCB, resesi ganda bisa terjadi kalau ada guncangan yang menyebabkan harga minyak bergolak dan pengetatan kebijakan moneter yang prematur. (Hari Widowati/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau