LEMBANG, KOMPAS.com — Akibat cuaca buruk di sekitar Gunung Tangkuban Perahu, Situ Lembang, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (13/7/2010) pagi, Wakil Presiden Boediono yang semula akan naik helikopter Kepresidenan untuk memberikan pembekalan kepada siswa Pendidikan dan Latihan Dasar (Ditsar) Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri Tahun 2010 batal.
Rombongan Wapres akhirnya menggunakan jalan darat dengan mobil Kepresidenan RI-2 dari Pangkalan Udara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Perjalanan darat menuju lokasi di ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl) akan ditempuh sekitar satu jam jauh lebih lambat daripada dengan helikopter yang butuh waktu 25 menit.
"Akan tetapi, kalau clear (bersih) kabutnya, heli akan dikirim ke lokasi untuk membawa pulang Wapres," ujar seorang perwira TNI AD, saat melapor ke komandannya di lapangan upacara Situ Lembang, Lembang, Selasa pagi, sebagaimana didengar Kompas.
Dari rencana acara pembekalan kepada peserta (Ditsar) Wanadri dimulai pukul 10.00 WIB, dimajukan menjadi pukul 09.00 WIB karena Wapres Boediono harus hadir dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta, Selasa pukul 14.00 WIB.
Semula, rombongan Wapres Boediono akan diangkut dengan tiga helikopter Kepresidenan untuk mengangkut Wapres, Ny Herawati Boediono, staf, deputi Wapres, pejabat militer dan sipil Pemprov Bandung, serta para ajudan.
Sementara di lokasi upacara di Situ Lembang, sejak Selasa pagi ini sudah hadir dan menunggu Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto, anggota senior Wanadri yang menjadi anggota sejak tahun 1969 silam. Bahkan, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erry Riyana Hardjapamekas, yang juga anggota Wanadri, pun sudah bermalam di lokasi sejak sehari sebelumnya.
Hadir pula sesepuh Wanadri Abah Iwan Abdurachman, yang menggunakan Baret Merah Wanadri karena anggota kehormatan Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, dan Ketua Umum Dewan Pengurus Wanadri Darmanto.
Ditsar Wanadri angkatan tahun 2010 saat ini diikuti 93 siswa dari sebelumnya 103 orang yang mendaftar dan mengikuti pendidikan selama 28 hari ke depan sejak pembukaan tanggal 2 Juli lalu di Bandung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang