JAKARTA, KOMPAS.com — Toyota berpotensi kehilangan momentum mendongkrak penjualan menjelang Idul Fitri yang jatuh pada September 2010. Penyebabnya, pasokan unit untuk model Avanza yang dibuat di PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mulai menurun.
Situasi tersebut membuat PT Toyota Astra Motor (TAM) terpaksa menguras stok mereka untuk memenuhi permintaan pasar. "Kalau kehilangan momentum, memang benar! Kita tidak akan menimbun stok. Kalau ada permintaan, langsung dilepas," ujar Johnny Darmawan Danusasmita, Presiden Direktur TAM, di Jakarta, kemarin.
Hingga kini, produk terlaris Toyota Avanza dipasok 80 persen oleh pabrik ADM. Sementara pabrik telah menyatakan akan sulit menggenjot produksi saat memasuki bulan puasa (Ramadhan) pada Agustus 2010. Padahal, dari siklus tahunan, penjualan satu bulan sebelum Lebaran rata-rata naik 10 persen.
"Agustus produksi sulit digenjot karena waktu kerja tersita oleh kegiatan ibadah. Penurunan produksi bisa terjadi di Agustus ini," ujar Elvina Afny, Kepala Pemasaran Penjualan Domestik ADM.
Bulan lalu, ADM sudah mencapai kapasitas maksimum dengan total produksi 29.000 unit. Juli, produksi diprediksi sekitar 28.000 unit. Menurut ADM, produksi Daihatsu pada Agustus mulai turun dan kembali naik pada Oktober mendatang.
Jodjana Jody, Chief Executive Officer Auto2000, menambahkan, saat ini posisi stok dealer Toyota sebenarnya sudah tak sehat. Lonjakan permintaan yang terjadi di pasar tak bisa diimbangi produksi pabrik mobil di Indonesia.
"Stok kami bisa habis. Sayang pabrikan tidak bisa memenuhi pasokan. Padahal, Lebaran waktu yang tepat untuk meningkatkan penjualan," tutup Jodjana Jody.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang