Charly ST12 Terpaksa Bertato

Kompas.com - 13/07/2010, 15:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Vokalis band ST12, Muhammad Charly van Houten alias Charly, malu-malu saat ditanya soal tato yang ada di lengan tangan kanannya. Sebab, gara-gara tato itulah ia pernah digosipkan menderita sakit HIV AIDS dan meninggal pada awal 2010.

"Gara-gara tato ini nih jadi digosipin yang dulu itu," kata Charly sambil tertawa, ketika ditemui di Studio 6 RCTI, Jakarta, Selasa (13/7/2010).

Charly mengaku, sebenarnya dirinya tidak suka bertato. Ia terpaksa membuat tato tersebut karena waktu itu sang gitaris ST12, Dedy Sudrajat alias Pepeng, mengajaknya. Karena tak mampu menolak ajakan Pepeng, akhirnya Charly mau juga ditato. "Ini, sebenarnya, aku jujur enggak suka. Kalau bisa jangan ditirulah," tuturnya.

Bagi Charly dan Pepeng, tato-tato mereka dibuat sebagai tanda persahabatan. Tato-tato mereka mirip. Charly yang lebih kecil, Pepeng yang lebih besar.  "Waktu itu aku sama Pepeng buat tanda persahabatan kami. Nanti kalau kami sudah tua, kami akan terkenang dengan ini. Yang bikinin teman kami. Tetapi, seharusnya tidak seperti ini, ada cara lain. Semoga tidak ada niatan untuk hebat-hebatan, untuk jago-jagoan," ucapnya.

Meski Charly mengaku bahwa tato yang bertuliskan ST12 serta berwarna hijau dan merah itu merupakan tato sementara, terlihat jelas bahwa tato itu permanen. Ia belum berniat untuk menghapus tato tersebut. "Lihat nanti deh... He... he... he.... Waktu itu cuma iseng-iseng saja sih. Sudah lama bikinnya," ujarnya. (ANI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau