Iicies 2010

Konferensi Inovasi Kewirausahaan di UMN

Kompas.com - 14/07/2010, 11:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Center for Innovation, Entrepreneurship, and Leadership (CIEL) dan Sekolah Bisnis Manajemen-Institut Teknologi Bandung (SBM-ITB) bekerja sama dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar Indonesia International Conference on Innovation, Enterpreneurship and Small Business (IICIES) 2010 selama tiga hari, Selasa (13/7/2010) hingga Kamis (15/7/2010). Konferensi ini berkaitan dengan penciptaan dan penyebaran pengetahuan untuk mendukung pengembangan inovasi, kewirausahaan, dan usaha kecil.

"Konferensi ini adalah konferensi ilmiah di mana seratusan peneliti mempersentasikan karya ilmiahnya," ucap Dwi Larso, Ketua CIEL SBM-ITB kepada Kompas.com, Selasa (13/7/2010) di Kampus UMN, Gading Serpong, Tangerang.

Menurutnya, ide diselenggarakannya konferensi ini didasarkan pada dua fenomena yang terjadi di Indonesia. Pertama, jumlah entrepreneur di Indonesia yang sangat sedikit. Kedua, jumlah unit usaha mikro yang sangat besar.

"Entrepreneur hanya 300-400.000 dibandingkan 45 juta usaha yang ada. Selain itu, di Indonesia unit usaha mikronya besar, tapi usaha bisnisnya tidak tumbuh. Inilah yang mendasari adanya konferensi ini," lanjut Dwi.

Dikatakannya, tujuan konferensi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan inovasi, kewirausahaan, serra usaha kecil di Indonesia. Dengan adanya presentasi riset dari para peneliti diharapkan semangat penelitian dan pengetahuan mereka dapat disebarkan ke masyarakat.

"Ada 130 orang peneliti dari 400 peneliti yang diseleksi dan akan mempersentasikan karyanya selama tiga hari ini di antaranya dari LIPI, Center Innovation dan Center Enterpreneurship," tutur Dwi.

Adapun para pembicara yang hadir mengisi konferensi tersebut di antaranya adalah Prof Dundar F. Kocaoglu (Professor dan Ketua Departemen Teknik dan Manajemen Teknologi di Universitas Portland, AS), Wakil Presiden RI Boediono, Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama, Rektor UMN Yohanes Surya, serta Dr Nining dari Universitas Indonesia.

"Konferensi ini adalah kali kedua yang diselenggarakan. Tahun lalu di Bandung dan akan terus rutin digelar, "papar Dwi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau