JAKARTA, KOMPAS.com - Netbook dan notebook produksi China makin menguasai pasar Indonesia. Jumlah impor produk China tersebut meningkat dari waktu ke waktu. Menanggapi serbuan produk China tersebut, Ketua Yayasan Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), Hidayat Tjokrodjodjo mengatakan bahwa serbuan produk China tersebut justru menguntungkan masyarakat karena harganya yang murah.
"Baik justru, karena harganya menjadi murah, dan menguntungkan masyarakat," katanya usai menghadiri pembukaan Festival Komputer Indonesia dan Indonesia Cellular Show 2010 di Jakarta Convention Center, Rabu (14/7/2010).
Menurut Hidayat, untuk produk komputer, meningkatnya impor produk asing tidak menjadi permasalahan terkait keberpihakan terhadap konten lokal. Hal tersebut karena pada umumnya rakitan Indonesia atau produk yang diklaim keluaran Indonesia tersebut tetap membutuhkan onderdil dari China.
Meskipun demikian, menurut Hidayat, masyarakat Indonesia juga turut menjaga kualitas produk-produk impor tersebut. "Karena kalau ke Indonesia tapi kualitasnya jelek juga kan nggak akan laku," imbuhnya.
Adapun penjualan Netbook dan Notebook China di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat di tahun depan. Penjualan perangkat tersebut bisa menembus 3,8 juta unit dari tahun lalu yang hanya sebanyak 2,8 juta unit.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang