Janji kapolri jelang ramadan

Jika Ada 'Sweeping', Kapolres Dicopot!

Kompas.com - 14/07/2010, 18:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri berjanji akan mencopot kepala polres jika ada sweeping atau aksi kekerasan oleh berbagai kelompok yang mengatasnamakan agama, baik menjelang maupun selama bulan Ramadhan.

"Beliau (Kapolri) menjamin bahwa jika ada kapolres yang tidak bertindak tegas bila ada kekerasan, maka kapolres itu akan ditindak, bisa dicopot seketika," ucap Maman Imanulhaq, pengasuh salah satu pondok pesantren di Cirebon, Jawa Barat, di Mabes Polri, Rabu (14/7/2010).

Janji itu disampaikan Kapolri kepada Maman dan para aktivis dari KontraS, Imparsial, PGI, Setara Institute, dan lainnya. Maman mengungkapkan, Kapolri mengatakan kepada para aktivis bahwa berbagai kekerasan harus segera dihentikan. "Tidak ada kekerasan oleh siapa pun, kepada siapa pun, dan atas nama apa pun. Ada hal yang positif tentang hak-hak warga negara yang mulai terabaikan," katanya

Para aktivis menyatakan kepada Kapolri bahwa polisi sangat dibutuhkan. "Jadi mulai sekarang kita komitmen dengan kepolisian, apa pun tindakan kekerasan, termasuk atas nama agama, itu harus kita cegah. Dengan itu kita bisa melihat Indonesia akan jadi negara yang beradab, tidak hanya melakukan kekerasan," ujar Maman.

Seperti diberitakan, bulan lalu terjadi tindak kekerasan yang dialami anggota Komisi IX DPR ketika mensosialisasikan kesehatan gratis di Banyuwangi, Jawa Timur. Sosialisasi itu dibubarkan oleh berbagai organisasi masyarakat, salah satunya mengatasnamakan Front Pembela Islam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau