Ballack: Aku Kapten Jerman, Bukan Lahm

Kompas.com - 15/07/2010, 01:20 WIB

LEVERKUSEN, KOMPAS.com — Gelandang Bayer Leverkusen, Michael Ballack, yakin bahwa dirinya masih layak menjadi kapten utama Jerman ketimbang Philipp Lahm. Menurut Ballack, Lahm harus menghormati dirinya karena ia lebih senior dan berpengalaman.

Sebelum Piala Dunia 2010 dimulai, Ballack adalah kapten utama "Die Mannschaft". Namun, ia mengalami cedera dan gagal tampil sehingga posisinya digantikan Lahm.

Tanpa Ballack, Lahm ternyata sukses menjabat sebagai kapten timnas. Ia berhasil memimpin rekan-rekan mudanya yang tak berpengalaman manggung di pentas dunia hingga mencapai semifinal Piala Dunia 2010.

Dalam beberapa kesempatan, Lahm mengungkapkan keinginannya untuk tetap menjabat sebagai kapten Jerman setelah pulang dari Afrika Selatan. Ballack langsung bereaksi, "Tak ada masalah bagiku. Aku adalah kapten. Seorang pemain tak bisa meminta di posisi apa ia bermain dan hal ini sama dengan posisi kapten. Seseorang harus menghormati hal ini karena ada hierarki di sini."

Mantan pemain Chelsea itu juga berbicara mengenai konflik dirinya dengan Lahm. "Tak ada yang serius, tetapi kami akan tetap melakukan komunikasi mengenai masalah ini," katanya.

Ballack menjabat kapten Jerman sejak tahun 2004, kemudian mengantar Die Mannschaft ke peringkat tiga Piala Dunia 2006 dan runner up Piala Eropa 2008. Secara total, Ballack telah bermain di 98 pertandingan internasional dengan torehan 42 gol. (GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau