NEW YORK, KOMPAS.com - Kenaikan Saham AS pada Rabu (15/7/2010) mereda setelah Federal Reserve Amerika Serikat menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini dan mengisyaratkan langkah stimulus baru. Dow Jones Industrial Average 30 saham blue-chip meningkat 3,70 poin (0,04 persen) menjadi 10.366,72, menutup tujuh hari berturut-turut positif . Indeks komposit teknologi Nasdaq naik 7,81 poin (0,35 persen) menjadi 2.249,84 sementara pasar lebih luas indeks S & P 500 kehilangan 0,17 poin (0,02 persen) menjadi 1.095,17.
Pasar naik di awal perdagangan karena investor mengabaikan data penjualan ritel yang lemah dan fokus pada awal yang positif untuk musim pendapatan kuartal kedua.
Tapi pasar melakukan profit taking setelah Federal Reserve menerbitkan notulen pertemuan pengaturan suku bunga pada 22-23 Juni.
Risalah menunjukkan gubernur bank sentral kini lebih memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS melambat menjadi 3,0-3,5 persen tahun ini, juga turun dari perkiraan sebelumnya. Memperhatikan bahwa pemulihan terus dengan kecepatan "moderat," anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengatakan memburuknya outlook akan mendorong perdebatan tentang stimulus lebih lanjut.
Risalah "menunjukkan perhatian lebih banyak tentang pemulihan dari pada pertemuan sebelumnya pada akhir April," kata Agustinus Faucher, direktur makroekonomi untuk Moody’s Economy.com.
"Krisis utang Eropa dan jumlah tenaga kerja yang lemah mengakibatkan pasar menurunkan sebuah perkiraan jangka pendek. Selain itu, sebagian besar peserta melihat risiko sehingga harus bergerak ke pelemahan selama periode antar-pertemuan, dan kepedulian atas deflasi mungkin meningkat," kata Faucher.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang