JAKARTA, KOMPAS.com — Maraknya kasus pelecehan seksual di halte ataupun di dalam bus transjakarta agaknya membuat geram aparat kepolisian. Tak ingin kasus ini terulang, Polda Metro Jaya berencana menerjunkan anggotanya ke lapangan guna menjaga halte-halte dan bus transjakarta.
Polisi yang dikerahkan bertugas mencegah kasus pelecehan seksual di dua tempat tersebut. Kabarnya, instruksi pengamanan penumpang bus transjakarta ini datang langsung dari Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Timur Pradopo.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar mengatakan, target polisi adalah bagaimana agar kasus pelecehan seksual itu tidak terjadi lagi, baik di halte maupun di dalam bus.
Namun, sebelum polisi bertindak, Polda Metro Jaya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan instansi terkait, seperti dengan BLU Transjakarta, Dinas Perhubungan DKI, dan Satpol PP DKI.
Kendati demikian, agar upaya pencegahan kasus pelecehan seksual ini berjalan maksimal, hendaknya pihak BLU Transjakarta juga segera memasang alat perekam CCTV. Alat ini dapat dipasang di tiap halte ataupun bus transjakarta.
Dengan begitu, gerak-gerik penumpang ataupun calon penumpang terpantau dengan jelas oleh petugas sehingga, jika terjadi kasus pelecehan ataupun tindak kriminal lainnya, pelaku mudah ditangkap. Sebab, alat perekam itu dapat dijadikan bukti oleh petugas untuk memproses secara hukum pihak-pihak yang melakukan kesalahan.
"Selama ini, kan, korban tidak mau melapor ke polisi karena tidak ada saksi mata dan alat bukti yang kuat. Makanya, kasus pelecehan seksual menjadi mentah,” katanya.
Hal itu disebabkan kasus pelecehan seksual merupakan delik aduan sehingga, selama tidak ada pihak yang melapor, kasus tersebut tidak dapat diproses secara hukum. Karena itu, dia meminta kepada korban pelecehan seksual untuk tidak takut melapor ke kantor polisi dan pasti akan langsung ditindaklanjuti.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang