Tak ingin kejadian terulang

Polisi Akan Awasi Pelecehan di Busway

Kompas.com - 15/07/2010, 08:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Maraknya kasus pelecehan seksual di halte ataupun di dalam bus transjakarta agaknya membuat geram aparat kepolisian. Tak ingin kasus ini terulang, Polda Metro Jaya berencana menerjunkan anggotanya ke lapangan guna menjaga halte-halte dan bus transjakarta.

Polisi yang dikerahkan bertugas mencegah kasus pelecehan seksual di dua tempat tersebut. Kabarnya, instruksi pengamanan penumpang bus transjakarta ini datang langsung dari Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Timur Pradopo.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar mengatakan, target polisi adalah bagaimana agar kasus pelecehan seksual itu tidak terjadi lagi, baik di halte maupun di dalam bus.

Namun, sebelum polisi bertindak, Polda Metro Jaya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan instansi terkait, seperti dengan BLU Transjakarta, Dinas Perhubungan DKI, dan Satpol PP DKI.

Kendati demikian, agar upaya pencegahan kasus pelecehan seksual ini berjalan maksimal, hendaknya pihak BLU Transjakarta juga segera memasang alat perekam CCTV. Alat ini dapat dipasang di tiap halte ataupun bus transjakarta.

Dengan begitu, gerak-gerik penumpang ataupun calon penumpang terpantau dengan jelas oleh petugas sehingga, jika terjadi kasus pelecehan ataupun tindak kriminal lainnya, pelaku mudah ditangkap. Sebab, alat perekam itu dapat dijadikan bukti oleh petugas untuk memproses secara hukum pihak-pihak yang melakukan kesalahan.

"Selama ini, kan, korban tidak mau melapor ke polisi karena tidak ada saksi mata dan alat bukti yang kuat. Makanya, kasus pelecehan seksual menjadi mentah,” katanya.

Hal itu disebabkan kasus pelecehan seksual merupakan delik aduan sehingga, selama tidak ada pihak yang melapor, kasus tersebut tidak dapat diproses secara hukum. Karena itu, dia meminta kepada korban pelecehan seksual untuk tidak takut melapor ke kantor polisi dan pasti akan langsung ditindaklanjuti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau