Wali kota jakarta barat:

UPT Kota Tua Jangan Hambat Kreativitas

Kompas.com - 15/07/2010, 12:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Barat, Djoko Ramadhan mengimbau agar kebijakan pembatasan kegiatan yang diterapkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kota Tua, diharapkan tidak sampai menghambat kreativitas warga sekitar kawasan Kota Tua.

"Saya meyakini kegiatan yang dilaksanakan oleh warga juga bermanfaat untuk memperkenalkan Kota Tua sebagai tujuan (destinasi) wisata unggulan di Jakarta," kata Djoko Ramadhan di Kantor Walikota Jakarta, Kamis (15/7/2010).

Lebih Lanjut Djoko menyatakan, tujuan warga sekitar kan baik, mereka melakukan itu karena merasa memiliki dan ingin Kota Tua lebih dikenal.

Dia berharap kegiatan yang murni dilakukan oleh warga, mestinya didukung dan diberikan kemudahaan dalam pelaksanaannya, karena warga juga memiliki tanggung jawab untuk merekondisi kawasan seperti sedia kala.

Terlebih kegiatan yang dilaksanakan warga juga memiliki nilai tambah untuk sumber pendapatan ekonomi warga sekitar dan bersifat temporer hanya satu kali dalam setahun.

"Baiknya kita berposisi sebagai regulasi bukan menghadang kegiatan-kegiatan yang positif. Bila warga lalai sepantasnya ditegur dan diarahkan ke aturan yang lebih baik," ujarnya.

Terkait penutupan wisata kuliner malam, Djoko berpendapat itu sewajarnya harus dilakukan karena yang berkembang kegiatan itu sudah melenceng jauh dari perencanaan dan kesepakatan awal.

Pihak pelaksana tidak mematuhi rambu-rambu yang sudah digariskan dan kegiatan itu seperti melegalisasi pedagang kaki lima (PKL) di dalam area terlarang.

"Kami sudah evaluasi, mereka tidak lagi melaksanakan kegiatan seperti yang direncanakan. Jadi, memutus perjanjian adalah solusinya," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau