Penerbangan

Penumpang Lion Air Merasa Ditelantarkan

Kompas.com - 17/07/2010, 23:37 WIB

GORONTALO, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Lion Air dituding menelantarkan puluhan penumpang yang seharusnya berangkat dari Jakarta tujuan Gorontalo via Makassar, Sabtu (17/7/2010).

Puluhan penumpang tersebut mendadak tak bisa diberangkatkan, karena seluruh kursi di pesawat Lion Air sudah terisi penuh. "Alasan dari pihak Lion, mereka mendadak ganti pesawat yang lebih kecil, sehingga sebagian penumpang yang sudah membeli tiket tak memperoleh tempat duduk. Alasan yang sungguh tak bisa kami terima," ujar Dodi Kiswanto, calon penumpang.

Menurut dia, pesawat yang sudah penuh tersebut tetap diberangkatkan sesuai jadwal, sementara yang tak kebagian tempat duduk dialihkan dengan penerbangan via Manado.

Setiba di Manado, para penumpang kembali memprotes karena pihak Lion Air masih meminta tambahan pembayaran bagasi, dengan alasan pesawat yang digunakan menuju Gorontalo ukurannya jauh lebih kecil.

"Setelah mengamuk di Bandara Sam Ratulangi, akhirnya kami tak jadi diminta membayar bagasi lagi. Mereka mengatakan sebelumnya tidak menerima pemberitahuan dari Lion Air di Bandara Soekarno Hatta, mengenai peralihan penumpang ke Manado tersebut," jelasnya lagi.

Meski demikian, para penumpang tersebut tetap mengaku kecewa dan bahkan akan menggugat pihak Lion Air yang telah menyebabkan kerugian bagi penumpang.    

Sementara itu, pihak Lion Air Gorontalo belum berhasil dihubungi untuk memberikan konfimasi atas kasus ini. Namun, saat dihubungi melalui call centre 08041778899, pihak Lion Air mengaku tak mengetahui kasus tersebut.

"Kebetulan saya tidak kerja di Lion Air Bandara, tapi keberangkatan pesawat hari ini tak ada masalah," ujar Arum, pegawai Lion Air.

Meski demikian, ia membantah pihaknya mengganti pesawat dengan ukuran yang lebih kecil, karena pesawat yang diberangkatkan menuju Gorontalo via Makassar tersebut adalah Boeing 737 900. "Pesawatnya besar, kok, dengan 203 penumpang ekonomi  dan 10 untuk bisnis," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau