Demi Torres, Abramovich Siap Pecahkan Rekor

Kompas.com - 18/07/2010, 03:32 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Demi mendapatkan striker Fernando Torres, pemilik Chelsea, Roman Abramovich, siap memecahkan rekor belanja pemain "The Blues". Pria asal Rusia itu rela merogoh kocek sebesar 50 juta euro atau lebih dari setengah triliun rupiah untuk mendapatkan jasa "El Nino".

Pekan lalu, Liverpool telah menolak tawaran sebesar 40 juta euro (kira-kira Rp 467 miliar) dari Chelsea. "The Reds" juga telah menjelaskan bahwa Torres tak bisa disentuh oleh klub mana pun. Namun, hal itu tak mengurangi nafsu Abramovich untuk memboyong Torres.

"Betul bahwa Liverpool telah menolak tawaran pertama sebesar 40 juta euro, tetapi tawaran itu sepertinya takkan menjadi yang terakhir. Kita lihat saja apa yang akan terjadi saat tawaran sebesar 50 juta euro datang di meja Christian Purslow (Direktur Liverpool)," kutip The Sun atas pernyataan salah satu sumber di Stamford Bridge.

Abramovich ingin memanfaatkan kondisi ekonomi kubu Anfield yang sedang goyah. Liverpool kini dibebani hutang sebesar 350 juta euro atau sekitar Rp 4 triliun. Musim lalu mereka juga merugi 55 juta euro atau lebih kurang Rp 642 miliar. Belum lagi kerugian karena gagal lolos ke Liga Champions musim ini.

Torres, yang bergabung dengan Liverpool sejak tiga tahun lalu, telah bertemu Pelatih Roy Hodgson dan Purslow pekan ini di Spanyol. Namun, hasil pembicaraan itu tak mampu mengurangi spekulasi yang berembus karena Torres tak pernah berbicara kepada publik.

"Liverpool dengan cepat menolak tawaran sebesar 40 juta euro dan mengatakan kepada Chelsea bahwa Torres tak dijual. Namun, kekhawatiran tak berhenti di sini karena Chelsea akan datang menawar lagi. Fernando dapat mengakhiri semua ini dengan keluar dan menegaskan komitmennya dengan klub. Mudah-mudahan ia melakukannya dengan cepat," kata salah satu sumber di Anfield.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau