Rupiah Pagi Stabil di Rp9.030 Per Dolar JAKARTA, KOMPAS.com - Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Senin (19/7/2010) pagi cenderung stabil di level Rp 9.030 per dollar, karena pelaku pasar masih belum aktif bermain di pasar, setelah pada akhir pekan lalu menguat.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS naik dua poin menjadi Rp 9.030-Rp 9.040 per dollar dibanding penutupan akhir pekan lalu Rp 9.032-Rp 9.042 per dollar AS.
Analis Sekuritas Keuangan, Ahmad Riyadi di Jakarta, mengatakan, pelaku pasar masih hati-hati untuk masuk pasar, karena belum muncul faktor baru penggerak pasar. "Pelaku lokal masih menunggu pelaku asing untuk masuk pasar, apakah mereka akan membeli rupiah atau melepasnya setelah hari sebelumnya menguat," katanya.
Rupiah, menurut dia, sebenarnya berpeluang untuk menguat, lagi karena faktor fundamental ekonomi Indonesia makin bagus, bahkan ekonomi Indonesia diperkirakan akan dapat tumbuh dua digit.
Hal ini disebabkan aktifnya pelaku asing menginvestasikan dananya di pasar domestik, dan aktifnya perbankan menyalurkan kreditnya kepada masyarakat. "Namun pelaku asing sering kesulitan dalam menginvestasikan dananya di daerah, karena proses perizinan yang memakan waktu, sehingga pertumbuhan ekonomi di daerah agak lamban," katanya.
Meski demikian, lanjut dia menguatnya rupiah menunjukkan ekonomi nasional makin tumbuh. Rupiah makin stabil bahkan mendekati angka Rp 9.000 per dollar AS. "Kami optimistis apabila tekanan positif makin kuat rupiah akan dapat menembus angka Rp9.000 per dollar AS, " ucapnya.
Posisi rupiah di bawah level Rp 9.000 per dollar AS, menurut dia kemungkinan tidak lama karena Bank Indonesia akan segera melakukan intervensi pasar. "Posisi rupiah saat ini sangat bagus dan diharapkan tetap stabil pada kisaran Rp 9.030 sampai Rp 9.050 per dollar," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang