JAKARTA, KOMPAS.com - Pengawasan di sekitar Taman Monas, Jakarta Pusat masih sangat lemah. Karena itu, fungsi pengawasan yang pada awalnya hanya ada di Unit Pengawasan Terpadu (UPT) Monas kini diperbantukan dengan tambahan personel dari Satpol PP.
Demikian disampaikan Kepala Satpol PP Effendi Anas pada jumpa pers usai rapat koordinasi dengan pihak kepegawaian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin (19/7/2010), di balai kota.
"Pengelolaan Monas selama ini dipegang UPT Monas walaupun anggota kami sudah membantu, tapi pengawasan di sana masih juga sangat lemah," ujarnya kepada para wartawan.
Anas melihat adanya penyimpangan dalam pengawasan Taman Monas. "Tadi pagi kami sudah menginterview beberapa anggota (Satpol PP yang juga masuk UPT Monas). Di sana ada kecenderungan tingkat kedisiplinan yang melorot dan tidak memhami tugas," ujarnya.
Karena itulah, mulai Selasa (20/7/2010) besok Satpol PP akan mengambil alih pengawasan di sekitar area Taman Monas. Fungsi pengawasan area tidak lagi dipegang UPT Monas.
"Pihak Pemprov DKI akan mengawasi langsung area Monas," ungkap Anas.
Keputusan itu keluar saat keberadaan Satpol PP di Monas sempat menjadi sorotan setelah muncul kasus adanya pemerasan dan pencabulan yang dilakukan dua anggota Satpol PP kepada pasangan muda-mudi yang tengah berkencan di Taman Monas pada Sabtu (17/7/2010).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang