BANDUNG, KOMPAS.com — Tiket KA kelas eksekutif dan bisnis dari Stasiun Bandung jurusan ke Jateng dan Jatim naik 25-30 persen menjelang bulan Ramadhan atau 6-10 Agustus 2010.
"Tiket bukan naik, namun ada penyesuaian tarif karena menjelang Ramadhan merupakan salah satu puncak arus penumpang. Penyesuaian hanya untuk eksekutif dan bisnis, sedangkan tiket ekonomi tetap," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung Bambang Setya Prayitno di Bandung, Senin (19/7/2010).
Menurut Bambang, kenaikan untuk kelas eksekutif dan bisnis berlaku untuk KA Harina (Bandung-Semarang), Turangga, Argo Wilis, dan Mutiara Selatan (Bandung-Surabaya), serta KA Lodaya Bandung-Solo baik pagi maupun malam hari.
Harga tiket KA Turangga Bandung-Surabaya naik menjadi Rp 380.000 dan KA Harina untuk pemberangkatan 6-10 Agustus itu menjadi Rp 180.000.
Sementara KA Mutiara Selatan naik dari Rp 130.000 menjadi Rp 180.000 dan Lodaya naik dari Rp 90.000 menjadi Rp 130.000.
"Penyesuaian tarif jelang bulan puasa itu masih berada di bawah batas atas tarif normal," kata Bambang.
Kenaikan juga terjadi untuk tiket eksekutif dan bisnis KA Malabar jurusan Bandung-Malang, sedangkan untuk tiket ekonomi tetap Rp 100.000.
"Penyesuaian tarif tiket itu berlaku untuk pemesanan tiket 6-10 Agustus 2010. Sedangkan penyesuaian tarif angkutan Lebaran 2010 akan ditetapkan kemudian, biasanya dua minggu sebelum Idul Fitri," kata Bambang.
Namun, kenaikan kelas eksekutif dan bisnis hanya berlaku untuk KA jurusan ke timur, sedangkan penyesuaian dari arah timur (Jateng dan Jatim) hanya berlaku untuk kelas eksekutif.
"Dari timur penyesuaian tarif hanya untuk kelas eksekutif saja. Sedangkan KA Argo Parahyangan Bandung - Jakarta tidak ada perubahan tarif," katanya.
Sementara itu PTKA sejak jauh-jauh hari telah melakukan persiapan untuk angkutan Lebaran 2010. Salah satunya dengan melakukan perbaikan di beberapa titik lokasi jalur rel, khususnya di jalur rawan bencana longsor, amblasan serta banjir.
Salah satunya adalah menyelesaikan pengerjaan jalur amblasan di Km 112 di kawasan Purwakarta dengan menggunakan sistem konstruksi portal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang