Tiket Kereta Api Pun Ikut Naik 30 Persen

Kompas.com - 19/07/2010, 17:27 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Tiket KA kelas eksekutif dan bisnis dari Stasiun Bandung jurusan ke Jateng dan Jatim naik 25-30 persen menjelang bulan Ramadhan atau 6-10 Agustus 2010.

"Tiket bukan naik, namun ada penyesuaian tarif karena menjelang Ramadhan merupakan salah satu puncak arus penumpang. Penyesuaian hanya untuk eksekutif dan bisnis, sedangkan tiket ekonomi tetap," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung Bambang Setya Prayitno di Bandung, Senin (19/7/2010).

Menurut Bambang, kenaikan untuk kelas eksekutif dan bisnis berlaku untuk KA Harina (Bandung-Semarang), Turangga, Argo Wilis, dan Mutiara Selatan (Bandung-Surabaya), serta KA Lodaya Bandung-Solo baik pagi maupun malam hari.

Harga tiket KA Turangga Bandung-Surabaya naik menjadi Rp 380.000 dan KA Harina untuk pemberangkatan 6-10 Agustus itu menjadi Rp 180.000.

Sementara KA Mutiara Selatan naik dari Rp 130.000 menjadi Rp 180.000 dan Lodaya naik dari Rp 90.000 menjadi Rp 130.000.

"Penyesuaian tarif jelang bulan puasa itu masih berada di bawah batas atas tarif normal," kata Bambang.

Kenaikan juga terjadi untuk tiket eksekutif dan bisnis KA Malabar jurusan Bandung-Malang, sedangkan untuk tiket ekonomi tetap Rp 100.000.

"Penyesuaian tarif tiket itu berlaku untuk pemesanan tiket 6-10 Agustus 2010. Sedangkan penyesuaian tarif angkutan Lebaran 2010 akan ditetapkan kemudian, biasanya dua minggu sebelum Idul Fitri," kata Bambang.

Namun, kenaikan kelas eksekutif dan bisnis hanya berlaku untuk KA jurusan ke timur, sedangkan penyesuaian dari arah timur (Jateng dan Jatim) hanya berlaku untuk kelas eksekutif.

"Dari timur penyesuaian tarif hanya untuk kelas eksekutif saja. Sedangkan KA Argo Parahyangan Bandung - Jakarta tidak ada perubahan tarif," katanya.

Sementara itu PTKA sejak jauh-jauh hari telah melakukan persiapan untuk angkutan Lebaran 2010. Salah satunya dengan melakukan perbaikan di beberapa titik lokasi jalur rel, khususnya di jalur rawan bencana longsor, amblasan serta banjir.

Salah satunya adalah menyelesaikan pengerjaan jalur amblasan di Km 112 di kawasan Purwakarta dengan menggunakan sistem konstruksi portal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau