Bisnis Ramadhan: Musiman atau Berkelanjutan?

Kompas.com - 19/07/2010, 18:33 WIB

KOMPAS.com - Apa perbedaan pedagang dan pebisnis? Untuk menjawabnya mari kita lihat aktivitas usahanya. Karena pedagang umumnya memasarkan produk yang sifatnya musiman (usaha dadakan dengan produk selalu berganti). Sedangkan pebisnis atau pengusaha fokus pada satu produk dengan ragam variasi bentuknya.

Lyra Puspa, pendiri lembaga mentoring bisnis UKM, Pillar, mengatakan, baik pedagang maupun pebisnis berkesempatan menangkap peluang bisnis sepanjang bulan Ramadhan. Peluang usaha dengan memanfaatkan momen bulan puasa dan lebaran ini terbuka lebar bagi siapa saja. Asalkan, sejak awal sudah jelas menyasar pasar dan memilih produk yang dibutuhkan masyarakat, bukan yang diinginkan oleh penjualnya.

"Momen Ramadhan menjadi ajang promosi besar-besaran untuk Anda yang memilih bisnis berkelanjutan. Sehingga usai Ramadhan produk sudah dikenal dan bisnis bisa menuai hasil. Namun bagi Anda yang memang memilih berdagang musiman, tak jadi soal, asalkan tepat memilih produk yang bisa menghasilkan lebih cepat," jelas Lyra dalam talkshow bertema "Peluang Bisnis Bulan Ramadhan" yang diadakan Majalah Sekar, di Gedung Gramedia Majalah, Jakarta, Sabtu (17/7/2010) lalu.

Jika bingung memilih fokus bisnis, kata Lyra, cari jawaban dari pertanyaan ini, apa bisnis yang paling Anda suka? Mana bisnis yang paling mudah bagi Anda? Atau bisnis mana yang memberikan penghasilan lebih besar? Anda akan lebih mudah menemukan bisnis apa yang ingin digeluti dengan menjawab pertanyaan ini. Apalagi jika saat ini Anda sudah menjalankan beberapa bisnis, hanya saja masih belum yakin ingin fokus pada bisnis yang mana.

Tentu saja pertanyaan ini lebih tepat diajukan kepada pebisnis yang ingin menjalankan usaha berkelanjutan. Jika Anda memilih berdagang musiman, sebaiknya pilih produk yang jelas segmen pasarnya dengan melihat kebutuhan dan kondisi gaya hidup target pasar Anda.

Kunci utama bisnis musiman adalah Anda perlu menemukan dan meyakini bahwa bisnis yang Anda pilih bisa langsung menguntungkan. Tolok ukurnya, bisnis tersebut bisa menghasilkan dan mengembalikan dana investasi Anda dalam waktu dua bulan.

Lyra juga menyebutkan sejumlah karakter bisnis musiman yang perlu diperhatikan:
* Tren melonjak hanya sementara.
* Kontrol stok produk, jangan sampai kurang namun jangan juga berlebihan.
* Perhitungkan dengan baik, bahwa bisnis yang dipilih harus langsung balik modal dan menciptakan laba.
* Memasarkan sejak sebulan sebelumnya.
* Bersiap dengan banyaknya pesaing berbisnis serupa.
* Pastikan ketersediaan SDM.

Jadi, pilih mana? Bisnis musiman saat Ramadhan atau fokus pada produk untuk menjalankan bisnis yang terus berkelanjutan?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau