MAKASSAR, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia membantah kabar ada pungutan liar dalam proses penerimaan calon pramugari di maskapai penerbangan nasional tersebut.
Sales Manajer PT Garuda Indonesia Makassar Yans Verio di Makassar, Senin (19/7/2010) mengatakan, penerimaan calon pramugari PT Garuda Indonesia dilaksanakan di seluruh Indonesia dan langsung ditangani kantor pusat PT Garuda Indonesia di Jakarta.
"Tidak benar ada pungutan karena penerimaan kami langsung ditangani oleh event organizer yang profesional, apalagi penerimaannya langsung di kantor pusat PT Garuda Indonesia di Jakarta," ujarnya.
Proses penerimaan yang dilakukan oleh PT Garuda Indonesia selalu mengedepankan profesionalisme dan bagi yang telah memenuhi syarat akan dididik menjadi pramugari di kantor pusat.
Karena itu, jika ada calon pramugari yang mengaku dimintai sejumlah uang, ia meminta kepada calon pramugari tersebut untuk membuat laporan tertulis dan melayangkannya langsung kepada GM PT Garuda Indonesia Cabang Makassar.
"Kalau ada yang seperti itu segera buat laporan tertulis lengkap nama dan alamat supaya jelas siapa yang mengirim agar kami bisa memprosesnya. Tapi ingat, kalau itu tidak terbukti, kami akan menuntut balik," tegasnya.
Selain itu, ia menuturkan jika manajemen PT Garuda Indonesia mempunyai 114 unit pesawat baru yang membutuhkan cukup banyak pramugari profesional karena itu PT Garuda Indonesia menyelenggarakan penerimaan pramugari baru.
"Kami mempunyai 114 pesawat baru dan membutuhkan banyak pramugari sehingga kami melakukan perekrutan. Bagi pelamar yang memenuhi syarat tanpa melihat latar belakang keluarganya akan dikirim ke Jakarta," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang