Best Western Bangun Hotel di Pantai Lasiana Kupang

Kompas.com - 19/07/2010, 22:50 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Sebuah jaringan hotel internasional yang bermarkas di Amerika Serikat, Best Western, membangun sebuah hotel bintang empat bertaraf internasional di Pantai Lasiana Kupang, Nusa Tenggara Timur, karena menilai daerah itu strategis dan memiliki prospek.

Direktur Utama PT Dwi Pratama Sukses Jusuf Sawurin sebagai pemegang saham Best Western di Indonesia, di Kupang, Senin, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya dan Direktur Bank NTT Daniel Tagudedo, berkaitan dengan pembangunan hotel tersebut.

Dia mengatakan, realisasi pembangunan fisik hotel akan dilakukan secepat mungkin setelah penandatanganan MoU itu. Pihaknya segera menyelesaikan desain arsitekturnya agar peletakkan batu pertama segera dimulai, katanya. Gubernur NTT Frans Lebu Raya bahkan menantang Yusuf Sawirin, agar peresmian hotel bisa dilakukan pada Desember 2011.

Ketika menjawab pertanyaan pers mengenai pilihan Best Western untuk membangun hotel di Kupang, Jusuf Sawirin mengatakan, ibu kota Provinsi NTT itu belum memiliki hotel bertaraf internasional dengan fasilitas yang bisa digunakan untuk kegiatan regional. Kupang baru memiliki beberapa hotel berbintang tiga, namun belum memiliki fasilitas bertaraf internasional.

Dia mengatakan, Best Western adalah sebuah jaringan hotel internasional untuk memulai bisnis sejak 1946 dan kini memiliki lebih dari 4.200 hotel di lima benua, mencakup 88 negara.

Di Kupang, ii merupakan hotel ke 19 di Indonesia, sedangkan yang sudah lebih dahulu ada dibangun antara lain di Jakarta, Solo, Padang, dan Bali. Untuk pembangunan hotel tersebut, pemerintah provinsi menyertakan saham melalui lahan yang ada di Pantai Lasiana dan modal langsung yang bersumber dari APBD. Sementara Bank NTT, siap mendanai pembangunan hotel tersebut.

Selain memiliki lebih dari 4.200 hotel bintang tiga dan empat di 88 negara, Best Western juga memiliki sembilan juta pelanggan yang mengantongi kartu keanggotaan, guna mendapatkan berbagai kemudahan.

"Dengan keanggotaan dan kemudahan itu, mereka kemana pun hanya mau menginap di hotel jaringan Best Western," katanya dan menambahkan, pihaknya membangun hotel dengan 200 kamar, belum termasuk "ballroom" dan pusat hiburan.

Dengan keberadaan hotel tersebut, Nusa Tenggara Timur dipromosikan dijaringan Best Western di lebih 4.200 hotel di 88 negara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau