Sekolah olahraga sriwijaya

Penanganan Belum Optimal dan Tidak Fokus

Kompas.com - 20/07/2010, 11:30 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Penanganan Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) di Sumatera Selatan belum optimal dan tidak fokus sehingga tidak menunjukkan hasil yang signifikan dalam mencetak atlet berprestasi.

"Kurang maksimal dalam membina dan mencetak atlet, karena terlalu banyak cabang olahraga sehingga tidak fokus," kata Wakil Ketua II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dhenie Zainal di Palembang, Selasa (20/7/2010).

Dia mencontohkan, Singapore Sports School hanya membina sembilan cabang olahraga dan dilakukan secara berkesinambungan dan tidak pernah putus selama bertahun-tahun. "Kita berbeda, tergantung dengan siswanya. Jika yang banyak atlet cabang olahraga tertentu maka cabang olahraga itu yang akan dibina, tapi jika tidak ada di tahun berikutnya maka akan dihapuskan," katanya.

Artinya, kata Dhenie, pembinaan yang dilakukan selama bertahun-tahun akan sia-sia belaka karena akan terputus di tahun berikutnya. Ia sendiri pernah melakukan kunjungan ke Singapore Sports School beberapa waktu lalu.

Selain itu, lanjut Dhenie, fasilitas di SONS sangat jauh dari memadai dalam hal menampung keinginan siswa meningkatkan prestasinya. Venue-venue yang tersedia di situ masih sangat minimal dan terkesan seadanya.

"Harus ditambah lagi jika memang benar-benar ingin mencetak atlet berprestasi," ujar dia.

Dhenie mengungkapkan, akar permasalahannya selama ini adalah terletak pada pengelolaan yang diambil alih oleh tiga instansi sekaligus, yakni Dinas Pendidikan Nasional, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatera Selatan. Menurutnya, SONS sebaiknya dipercayakan pada satu intansi sehingga dapat bertanggung jawab penuh dan bekerja secara optimal.

"Seharusnya serahkan saja ke Dispora, dengan begitu tidak ada tumpang tindih tanggung jawab. Artinya, hasil kinerja Dispora dapat dijadikan indikator dan bahan evaluasi. Jika banyak instansi maka semua akan lepas tanggung jawab," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau