Jelang bulan ramadhan

Ratusan Botol Miras Disita Polisi

Kompas.com - 20/07/2010, 13:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Menjelang bulan suci Ramadhan, jajaran Polda Metro Jaya menggelar operasi cipta kondisi di wilayah DKI Jakarta. Selasa (20/7/2010) siang ini, pihak Polsek Metro Jatinegara, Jakarta Timur, menyita ratusan botol minuman berkadar alkohol di atas 10 persen yang dijual tanpa izin.

Lebih dari 35 karton minuman beralkohol tinggi atau disebut minuman keras (miras) disita dari sejumlah pedagang di tiga lokasi berbeda, yakni sekitar Cipinang Muara, Cipinang Cempedak, dan Kampung Melayu. Polisi memeriksa dua pedagang yang diketahui menjual miras jenis anggur, mansion, dan intisari.

"Salah satu pedagang miras kabur, tinggal dua yang diamankan," kata Kepala Unit Narkoba Polsek Metro Jatinegara Aipda M Miftah, yang memimpin razia miras ilegal, tadi.

Kepala Polsek Metro Jatinegara Komisaris Sriyanto mengatakan, operasi cipta kondisi digelar serangkaian untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Adapun sasarannya adalah peredaran miras ilegal, jasa seks komersial, judi, dan penjualan petasan.

Menurut Sriyanto, selain melanggar peraturan, peredaran miras ilegal kerap menimbulkan gangguan ketertiban, di antaranya perkelahian atau tawuran. Barang bukti berupa puluhan karton berisi ratusan botol miras itu kini diamankan di Kantor Polsek Metro Jatinegara, Jakarta Timur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau