Hodgson Tak Mau Pusing soal Mascherano

Kompas.com - 20/07/2010, 18:28 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Roy Hodgson, mengaku tak ingin memusingkan masa depan pemainnya, Javier Mascherano, yang diisukan bakal segera hengkang. Hodgson yakin, Mascherano akan bertahan di Anfield musim depan.

Sejak awal bulan lalu, Mascherano terus dihubungkan dengan juara Serie-A musim lalu, Inter Milan. Konon, pemain tim nasional Argentina itu ingin berkumpul kembali dengan mantan pelatihnya di Liverpool yang kini menangani Inter, Rafael Benitez. Mascherano bahkan secara terang-terangan mengaku telah mengambil kursus bahasa Italia, meski tak pernah menjelaskan untuk tujuan apa kursus bahasa itu diambilnya.

Hal itu tak menggoyahkan pandangan Hodgson terhadap Mascherano. Pelatih berusia 62 tahun itu justru yakin, Mascherano akan tetap bertahan bersama "The Reds" musim depan. "Mascherano tak perlu melakukan kontak dengan saya," kata Hodgson.

"Saya telah menghubunginya dan mengatakan bahwa saya sangat menantikan dirinya berlatih kembali bersama kami (Liverpool) setelah liburan. Saya hanya ingin ia tahu saya telah menghubunginya dan saya memikirkan dirinya. Saya tak meminta ia menghubungi balik saya. Jujur, saya tak punya banyak kata-kata untuk diucapkan padanya, kecuali 'selamat datang'," tegas Hodgson.

Usai Piala Dunia 2010 lalu, Hodgson sempat menghubungi Mascherano lewat telepon maupun SMS. Namun, pemain Argentina itu tidak pernah membalas kontak tersebut. (SCR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau