Messi Mulai Rintis Bisnis "Fashion"

Kompas.com - 21/07/2010, 02:02 WIB

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com — Dunia Lionel Messi tidak hanya sepak bola, ia juga mulai belajar bisnis. Striker Barcelona itu sedang merintis bisnis fashion dengan merek "Messi".

Messi tak main-main dengan usaha barunya ini. Ia sudah mengonsepnya secara matang. Bahkan, ia sudah mengawalinya dengan menjadi ikon untuk pakaian-pakaian produksinya sendiri. Nantinya, Messi akan meminta rekan-rekannya sesama pesepak bola untuk menjadi duta "Messi" di kota-kota besar di dunia.

Harian Diario Ole ataupun The Sun melaporkan, Messi sudah mendekati penyanyi rap asal Amerika Serikat, Jay-Z, untuk menjadi ikon produk pakaiannya. Nama-nama lain akan menyusul, seperti Alessandro Nesta di Milan, Wayne Rooney dan Frank Lampard di Manchester dan London, hingga David Beckham untuk Los Angeles.

"Aku sudah memulainya beberapa bulan lalu. Aku yang menjadi duta di Barcelona. Kami sedang mendekati Wayne di Manchester, Frank di London, dan (aktor) Colin Farrel di Dublin," kata Messi seperti dikutip The Sun. "Kami sudah bicara kepada (penyanyi rap) Jay-Z untuk New York dan memimpikan David untuk LA."

"Ini akan menjadi aksesori dan industri pakaian kelas atas. Aku ingin membuka toko pertama musim panas nanti. Jika semua nama itu sepakat, kami dapat menjadi merek pakaian paling sohor di dunia," tuturnya.

Kira-kira Messi bikin di Indonesia juga atau tidak, ya?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau