Selasa petang kemarin, Komisi VIII DPR baru selesai menetapkan usulan biaya pemondokan jemaah haji. Dari sembilan fraksi, lima fraksi mengusulkan biaya pemondokan 2.800 riyal per jemaah, tiga fraksi mengusulkan 2.750 riyal, dan satu fraksi mengusulkan 3.000 riyal per jemaah.
”Komisi VIII menyepakati mengusulkan biaya pemondokan 2.800 riyal. Itu akan kami bawa dalam raker (rapat kerja) dengan Menag (Menteri Agama),” kata anggota Komisi VIII dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Hasrul Azwar.
Kementerian Agama awalnya mengusulkan biaya pemondokan sebesar 3.000 riyal per jemaah. Karena Komisi VIII terus mendesak agar biaya pemondokan diturunkan, Kementerian Agama pun memutuskan untuk menurunkan menjadi 2.900 riyal per jemaah.
Padahal, menurut Menteri Agama Suryadharma Ali, tarif sewa pemondokan di sekitar Masjidil Haram, Mekkah, mengalami peningkatan. Biaya sewa 3.100 riyal-3.400 riyal per jemaah.
Peningkatan tarif sewa itu terjadi lantaran banyak bangunan di sekitar Masjidil Haram yang dibongkar untuk perbaikan kawasan itu. Lokasi pemondokan tahun ini juga relatif lebih dekat, paling jauh berjarak 4.000 meter dari Masjidil Haram. Bahkan, lebih dari separuh jemaah akan menempati pemondokan di Ring I yang berjarak paling jauh 2.000 meter dari Masjidil Haram.
Komisi VIII mengusulkan agar kekurangan biaya pemondokan ditutup dengan menggunakan dana optimalisasi, yakni dana bagi hasil setoran awal jemaah haji. ”Dana optimalisasi itu harus digunakan secara maksimal untuk subsidi pemondokan dan biaya lain untuk kepentingan jemaah,” ujar anggota Komisi VIII dari Fraksi Partai Demokrat, M Baghowi.
Jika biaya pemondokan yang dibebankan kepada jemaah bisa ditekan, biaya haji diperkirakan turun. Namun, Komisi VIII belum menghitung pasti berapa besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) yang akan diusulkan. Baghowi memperkirakan, BPIH bisa turun dari 3.444 dollar AS menjadi 3.352 dollar AS.
Komisi VIII menjadwal ulang pertemuan dengan Menteri Agama. Rencananya, raker penetapan BPIH tahun 2010 akan dilaksanakan pada Rabu (21/7) pagi ini.