Berlusconi: Milan Harus Dua Striker

Kompas.com - 21/07/2010, 08:20 WIB

MILAN, KOMPAS.com — Pemilik AC Milan Silvio Berlusconi meminta Pelatih Massimiliano Allegri merombak formasi tim. Menurutnya, Milan harus memainkan dua penyerang pada musim depan.

Dalam jumpa pers seusai latihan pramusim Milan, Selasa (20/7/2010), Berlusconi kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap taktik yang diterapkan mantan Pelatih Leonardo musim lalu. Dalam formasi 4-3-3, Leonardo menempatkan Alexandre Pato sejajar dengan Ronaldinho dan Marco Borriello. Baginya, strategi itu membuat Milan kesulitan mendulang gol.

"Kami tidak ingin hanya melihat seorang penyerang, tapi dua orang di lini depan. Untuk menang, Anda harus mencetak skor. Dari sejumlah peluang, penyerang harus mampu mencetak gol," ucap Berlusconi.

"Menempatkan Pato bermain melebar musim lalu adalah hal yang tidak bisa saya pahami. Dia dipaksa mendribel bola melewati tiga atau empat pemain," terangnya. "Saya sangat menghargai Leonardo, tetapi saya tidak setuju dengan bagaimana dia mengatur tim di lapangan. Ronaldinho harus bermain sejajar dengan penyerang meskipun dia lebih banyak tampil di sektor sayap kiri."

Ketika ditanya soal rumor memboyong penyerang Barcelona, Zlatan Ibrahimovic, Berlusconi mengatakan,"Saya tidak tahu seberapa penting dia berada di dalam ruang ganti Milan."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau