Produk Sugar Free Aman Untuk Gula Darah?

Kompas.com - 21/07/2010, 11:02 WIB

Kompas.com - Produk makanan yang diberi label bebas gula (sugar free) seharusnya memang tidak memberi efek pada kadar gula darah. Tapi ada kalanya produk yang menggunakan pemanis buatan itu justru meningkatkan kadar gula darah.

Mayoritas pemanis buatan, seperti sakarin, aspartam dan siklamat, memiliki tingkat kemanisan seperti gula namun tanpa memberi tambahan kalori. Pemanis buatan ini juga tidak mengandung karbohidrat sehingga tidak akan memberi pengaruh pada gula darah. Akan tetapi yang perlu diwaspadai adalah beberapa produk yang memasang label sugar free namun mereka menggunakan gula alkohol sebagai pengganti gula.

Gula alkohol atau sorbitol diperoleh dari reduksi glukosa, mengubah gugus aldehid menjadi gugus hirdoksil, sehingga dinamakan gula alkohol. Sorbitol banyak dipakai dalam berbagai produk "bebas gula" seperti permen karet, kue-kue kering, cokelat, dan juga produk obat kumur (mouthwash).

Untuk mereka yang sedang menjaga kadar gula darahnya, produk dengan embel-embel sugar free itu bisa menimbulkan salah paham. Pasalnya, meskipun gula alkohol mengandung kalori lebih sedikit, yakni 1,5-3 kalori per gram, sedangkan gula mengandung 4 kalori per gram, namun jumlah kalori tersebut masih bisa meningkatkan kadar gula darah.

Para ahli menyebutkan, gula alkohol bisa dikategorikan seperti karbohidrat karena hampir seluruh gula alkohol akan dicerna tubuh.

Salah satu cara untuk mengenali jenis pemanis buatan dalam sebuah produk adalah dengan membaca label produk. Jika dalam label terdapat kandungan yang berakhiran dengan "-ol", seperti sorbitol, maltitol dan xylitol, berarti produk itu menggunakan gula alkohol.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau