Perempuan Terlihat Paling Cantik di Usia 31

Kompas.com - 21/07/2010, 15:58 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Ketakutan terbesar wanita pada umumnya adalah tidak lagi terlihat muda, mengalami penuaan, dan terlihat lebih tua dibanding perempuan laninya. Padahal kenyataannya, penelitian menyebutkan bahwa perempuan terlihat paling cantik pada saat mereka berusia 31 tahun.

Sebuah riset di Inggris mengungkapkan, pada umumnya perempuan terlihat lebih cantik pada umur di akhir 20-an hingga awal 30-an. Hal ini karena perempuan pada usia tersebut dinilai lebih atraktif dibandingkan remaja yang berwajah segar yang baru berusia 18 hingga 19 tahun. Pada usia tersebut, meski umumnya sudah memiliki anak, perempuan terlihat lebih percaya diri dan memiliki selera berbusana yang lebih baik daripada perempuan belasan tahun.

Temuan ini didasarkan jajak pendapat terhadap lebih dari 2.000 pria dan wanita. Hasil kajian mengungkapkan, tolok ukur kecantikan lebih cenderung identik dengan kepribadian dibandingkan penampilan.

Kecantikan sendiri direpresentasikan oleh para responden dalam beberapa unsur. Sebanyak 70 persen mengidentifikasinya sebagai kepercayaan diri, 67 persen memiliki tampang menarik, dan 47 persen tampil stylish.

Hampir dua pertiga dari perempuan yang disurvei setuju bahwa kecantikan muncul bersamaan dengan (bertambahnya) usia. Lalu, lebih dari separuh perempuan mengatakan bahwa semakin bertambah usia, mereka tidak lagi merasa insecure.

Riset yang diadakan untuk saluran TV belanja, QVC, ini menandai peluncuran kampanye "Beauty Month".

"Penelitian ini menunjukkan apa yang sudah diduga kebanyakan orang, bahwa kecantikan yang sesungguhnya itu bukan sekadar wajah cantik, melainkan kombinasi dari kepercayaan diri, gaya, dan kepribadian," papar Sue Leeson, direktur pemasaran QVC.

Bagaimana dengan Anda? Pada usia berapa Anda merasa diri Anda paling menarik?

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau