LONDON, KOMPAS.com - Badan tertinggi sepak bola dunia atau FIFA bekerja keras meningkatkan kinerja wasit di lapangan. Salah satu caranya, mereka memutuskan menambah dua asisten wasit di ajang Liga Champions.
Keputusan itu dicetuskan pada pertemuan Subkomisi Teknik Dewan Persatuan Sepak Bola Internasional (IFAB) yang digelar di Cardiff pada hari ini. Sistem ini sebetulnya sudah pernah diujicobakan pada ajang Liga Europa musim lalu.
Selain Liga Champions, dua asisten wasit tambahan juga akan digunakan di Piala Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada bulan September, Piala Liga Prancis, Piala Super UEFA, serta kompetisi-kompetisi domestik di Brasil dan Meksiko.
"Pada pertemuan khusus IFAB yang diselenggarakan 18 Mei 2010 di Zurich, dewan meninjau kembali uji coba dengan dua asisten wasit tambahan yang dilakukan di Liga Europa UEFA 2009/2010, dan memutuskan untuk melanjutkan uji coba tersebut sampai Sidang Umum Tahunan IFAB ke-126 tahun 2012, tetapi tidak terbatas pada satu konfederasi," sebut pernyataan resmi seperti yang dilansir Reuters.
Sementara itu, FIFA belum mengambil keputusan tentang penggunaan teknologi garis gawang. Beberapa pihak mendesak FIFA menggunakan teknologi ini setelah terjadinya beberapa insiden pada putaran final Piala Dunia 2010, termasuk pertandingan 16 besar antara Inggris melawan Jerman. Dalam pertandingan tersebut, wasit tidak mensahkan tendangan gelandang Inggris, Frank Lampard. Padahal, bola pantulan dari mistar gawang sudah melewati garis gawang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang