JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi mengatakan, salah satu faktor penentu diterimanya calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Darmin Nasution secara aklamasi oleh Komisi XI DPR adalah kemampuan komunikasi politik dengan para politisi Senayan. Darmin, dinilainya, sebagai personal yang memiliki kemampuan relatif baik dalam berkomunikasi politik.
"Secara personal, figur Pak Darmin itu lebih komunikatif dengan parpol. Makanya berjalan mulus. Figurnya, meski tanpa kompromi, punya kemampuan lunak yang membuat politisi merasa bisa dihargai," ujar Burhan kepada Kompas.com, Jumat (23/7/2010).
Karena itu, meski namanya santer diseret-seret dalam kasus Bank Century, DPR tetap tak menjadikannya sebuah persoalan. Darmin dinilai bisa meyakinkan para anggota Dewan bahwa dirinya tak ikut dalam proses pengambilan keputusan.
Ketua DPP Partai Golkar yang juga Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, mengatakan, persoalan kasus Bank Century yang didugakan kepada Darmin sudah selesai.
"Sudah clear. Penjelasan Pak Darmin soal Century cukup kami mafhumi. Seratus persen, tidak sedikit pun mengurangi bobot untuk mendukung beliau," kata Priyo.
Darmin, dinilainya, sebagai figur terbaik dan sebagian besar kalangan di DPR merasa nyaman dengan sosoknya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang