JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Instalasi Gawat Darurat RS Sumber Waras dr Rianayanti menyatakan, mayoritas korban tabung gas bocor di Tanjung Duren, Jakarta Barat, mengalami luka bakar derajat 2 hingga 3, yakni luka sedang hingga berat.
"Ada satu pasien yang shock hingga pingsan karena kaget dan perih sama luka bakar. Tapi sudah kembali stabil keadaannya sekarang," ujar Rianayanti yang ditemui di RS Sumber Waras, Jakarta, Minggu (25/7/2010). Rianayanti mengaku tidak tahu siapa yang akan bertanggung jawab atas perawatan para korban.
Para korban yang berdatangan sejak pukul 04.30 tersebut langsung ditangani dengan membersihkan luka dan membebatnya dengan kain kasa bersih. Beberapa juga menjalani perawatan di ruang operasi.
"Luka ini pasti bisa disembuhkan. Tapi, kami masih melihat sampai kapan karena tergantung penyakitnya," ujarnya.
Ia juga mengaku sudah berulang kali menangani kasus tabung gas meledak di sekitar Jakarta Barat. "Tapi saya masih belum punya data pasti mengenai berapa jumlah korban yang ditangani rumah sakit ini. Yang jelas banyak," ucapnya.
Seperti diberitakan, pagi tadi sebuah tabung gas 3 kilogram bocor dan disambar api. Akibatnya, 10 orang mengalami luka bakar.
Kejadian berawal saat Kasran, seorang tukang bubur, membuka segel tabung gas yang hendak ia pakai. Pentil tabung ternyata bocor. Naasnya, tetangga samping Kasran sedang menyalakan kompor sehingga api kemudian merembet hingga memakan sepuluh korban yang sebagian besar adalah pedagang bubur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang