Demi Europa, Mallorca Ajukan Banding

Kompas.com - 27/07/2010, 01:37 WIB

NYON, KOMPAS.com — Real Mallorca mengajukan banding atas keputusan UEFA mencoret mereka dari Liga Europa musim 2010-2011.

Pada Divisi Primera musim lalu, Mallorca finis di tempat kelima dan berhak berkompetisi di Liga Europa. UEFA kemudian mencoret Mallorca setelah menemukan kondisi ekonomi mereka tak sehat.

Selain itu, UEFA juga mengirimkan pemberitahuan kepada Villarreal yang mengakhiri Divisi Primera musim lalu di posisi ketujuh untuk bersiap menggantikan Mallorca tampil di Liga Europa.

"Mallorca telah mengajukan banding kepada UEFA atas keputusan Badan Kontrol dan Disiplin UEFA, pekan lalu, yang memutuskan klub Spanyol itu tak bisa tampil di kompetisi klub UEFA musim 201-2011," ujar UEFA dalam situs resminya.

Mengingat tampil di Liga Europa merupakan sumber pendapatan signifikan, Mallorca menilai keputusan UEFA tak adil dan tak berdasar. Karenanya, selain mengajukan banding resmi, Mallorca juga mengecam sikap UEFA.

Menurut Mallorca, UEFA berniat membuat mereka kehilangan sumber pendapatan dalam konsep yang berbeda, misalnya tiket, sponsor, dan pendapatan dari kompetisi.

"Secara etis dan legal, Mallorca percaya memiliki alasan kuat tetap berhak tampil di Liga Europa. Klub tak akan menyerah dalam upaya menunjukkan bahwa (Mallorca) siap bersaing di Liga Europa," ujar Mallorca dalam situs resminya.

"Tak seorang pun bisa merampok orang dari apa yang merupakan hak mereka. Sebuah tim yang dijadwalkan tampil di Eropa, beberapa pemain yang berjuang dramatis di liga untuk tampil di kompetisi Eropa mengakhiri segala kesulitan, tak boleh mendapat perlakuan seperti ini," sebut pernyataan itu. (UEFA/MAL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau