Jelang ramadhan

Pelaku 'Sweeping' Akan Ditindak Tegas

Kompas.com - 27/07/2010, 11:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Ito Sumardi kembali menegaskan, tidak akan ada aksi sweeping pada bulan Ramadhan 2010. Dikatakan Ito, pelaku sweeping akan ditindak tegas.

"Menjelang Ramadhan, kita sama sekali tidak mengharapkan ada satu kelompok masyarakat yang melakukan tindakan sweeping. Kalau mereka melakukan, dengan sangat terpaksa, kami akan menjalankan fungsi kepolisian dengan sangat tegas," ujar Ito kepada para wartawan, Selasa (27/6/2010), di sela-sela simposium nasional "Memutus Mata Rantai Radikalisme dan Terorisme" di Hotel Le Meridien, Jakarta.

Apa yang disampaikan Ito sejalan dengan apa yang ditegaskan Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri. Kapolri menegaskan, tidak akan ada aksi sweeping di seluruh wilayah di Indonesia pada bulan Ramadhan kali ini. Kapolri juga meminta kepala kesatuan di tiap-tiap wilayah untuk menindak tegas aksi sweeping.

"Jika tidak ditindak, mereka (polisi) akan mendapat sanksi tegas," sambung Ito.

Kabareskrim juga mendorong agar kelompok-kelompok tertentu tidak main hakim sendiri. Jika mengetahui ada kegiatan yang melanggar norma kesusilaan, kelompok tersebut diminta melaporkan hal tersebut ke polisi. "Kita akan menghargai dan menindaklanjutinya," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau