JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Ito Sumardi kembali menegaskan, tidak akan ada aksi sweeping pada bulan Ramadhan 2010. Dikatakan Ito, pelaku sweeping akan ditindak tegas.
"Menjelang Ramadhan, kita sama sekali tidak mengharapkan ada satu kelompok masyarakat yang melakukan tindakan sweeping. Kalau mereka melakukan, dengan sangat terpaksa, kami akan menjalankan fungsi kepolisian dengan sangat tegas," ujar Ito kepada para wartawan, Selasa (27/6/2010), di sela-sela simposium nasional "Memutus Mata Rantai Radikalisme dan Terorisme" di Hotel Le Meridien, Jakarta.
Apa yang disampaikan Ito sejalan dengan apa yang ditegaskan Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri. Kapolri menegaskan, tidak akan ada aksi sweeping di seluruh wilayah di Indonesia pada bulan Ramadhan kali ini. Kapolri juga meminta kepala kesatuan di tiap-tiap wilayah untuk menindak tegas aksi sweeping.
"Jika tidak ditindak, mereka (polisi) akan mendapat sanksi tegas," sambung Ito.
Kabareskrim juga mendorong agar kelompok-kelompok tertentu tidak main hakim sendiri. Jika mengetahui ada kegiatan yang melanggar norma kesusilaan, kelompok tersebut diminta melaporkan hal tersebut ke polisi. "Kita akan menghargai dan menindaklanjutinya," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang