SEMARANG, KOMPAS.com — Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, menjalani istirahat total. Hal ini dilakukan untuk menyembuhkan cedera tulang iga yang dialami menjelang pertarungan melawan petinju Argentina, Fernando Saucedo.
"Saya belum latihan sedikit pun karena untuk bergerak sedikit saja masih terasa sakit. Jadi, saat ini saya benar-benar istirahat total terlebih dulu," kata Chris John ketika dihubungi di Semarang, Selasa (27/7/2010).
Menurut dia, istirahat total ini akan dilakukan sampai ada perkembangan positif pada cederanya.
"Saya belum bisa memastikan kapan mulai menjalani latihan yang sifatnya ringan, seperti joging, untuk menjaga kebugaran badan," katanya.
Ia mengakui, kondisinya saat ini sudah lebih baik dibandingkan ketika mendapatkan cedera beberapa waktu lalu di Jakarta. Meskipun demikian, dia belum berani melakukan latihan meskipun yang bersifat ringan.
"Memang sudah lebih baik, tetapi untuk bergerak sedikit saja belum nyaman," kata pemilik rekor bertarung 43 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut.
Seperti diwartakan sebelumnya, pertarungan Chris John melawan Saucedo (penantang peringkat ke-16 WBA) di Ballroom Pacific Place Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, 26 Juli, batal karena Chris John cedera.
"Chris retak tulang iganya terkena pukulan lawan latih tandingnya, juara nasional kelas ringan, Roy Tuamanihuruk, beberapa hari lalu. Setelah dirontgen di klinik dekat Hotel Sahid, baru kami tahu kalau tulang iganya retak," kata Asisten Manajer Herry’s Gym, Toni Priatna.
Ketika disampaikan bahwa lawan pertarungan berikutnya bukan Saucedo mengingat pertarungan itu sifatnya pilihan, dia mengatakan kemungkinan memang demikian. Namun, hal tersebut adalah urusan manajer dan pelatih, Craig Christian.
"Yang penting sekarang ini saya konsentrasi untuk penyembuhan cedera terlebih dulu supaya benar-benar sembuh 100 persen," kata suami mantan atlet wushu Jawa Tengah, Anna Maria Megawati, tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang