Simak saja, di segmen itu sudah hadir Chevrolet Aveo, Daihatsu Sirion, Hyundai Avega, Hyundai i20, KIA Rio Pride, Mazda2, Nissan Livina, Proton Gen2, Suzuki Swift, Toyota Yaris, serta tentunya Ford Fiesta dan Honda Jazz.
Pada paruh pertama tahun 2010, penjualan total ritel mobil di segmen hatchback sukompak itu mencapai 25.286 unit. Jika tren penjualan di segmen itu terus berlanjut, kemungkinan pada akhir tahun 2010 jumlahnya akan melampaui angka 50.000 unit. Pada tahun 2009, penjualan total mobil di segmen hatchback subkompak itu mencapai 36.057 unit.
Honda Jazz yang turun dengan empat varian, baik yang menyandang persneling manual maupun otomatik, mendominasi segmen hatchback subkompak, dengan penjualan sebanyak 10.833 unit. Honda Jazz menyandang mesin berkapasitas 1.5 Liter (1.497 cc), 4 silinder segaris, dan 16 katup (4 katup per silinder).
Setelah Honda Jazz, ada Toyota Yaris, dengan penjualan 7.586 unit. Sama seperti Honda Jazz, Toyota Yaris pun menyandang mesin berkapasitas 1.5 Liter (1.497 cc), 4 silinder segaris, dan 16 katup.
Honda Jazz dan Toyota Yaris menempati dua tempat teratas, jauh dibelakangnya terdapat Nissan Livina dengan penjualan sebanyak 1.967 unit, Suzuki Swift (1.815 unit), dan Mazda2 (1.419 unit). Nissan Livina, Suzuki Swift, dan Mazda2 sama-sama menyandang mesin 1.5 Liter, 4 silinder segaris, dan 16 katup. Nissan Livina menyandang mesin berkapasitas 1.498 cc, Suzuki Swift (1.490 cc), dan Mazda (1.498 cc).
Lainnya, kecuali Hyundai Avega dengan penjualan sebanyak 759 unit, semuanya di bawah 500 unit, yakni Hyundai i20 (461 unit), Daihatsu Sirion (241 unit), Chevrolet Aveo (106 unit), dan Proton Gen2 (81 unit).
Hyundai Avega menyandang mesin berkapasitas 1.5 Liter (1.495 cc), Chevrolet Aveo pun menyandang mesin 1.5 Liter (1.498 cc), Daihatsu Sirion menyandang 1.3 Liter (1.298 cc), dan Proton Gen2 menyandang mesin 1.6 Liter (1.597 cc). Sementara Hyundai i20 yang menyandang mesin berkapasitas 1.4 Liter (1.396 cc) menarik untuk di simak mengingat Hyundai turun dengan dua jenis mesin, yakni mesin bensin dan mesin diesel.
Dengan menyandang mesin diesel, Hyundai i20 menjadi satu-satunya mobil di segmen hatchback subkompak yang menggunakan mesin diesel. Tidak tanggung-tanggung, mesin diesel yang berkapasitas 1.396 cc, 4 silinder segaris, itu dilengkapi sistem injeksi langsung commonrail dan sanggup menempuh perjalanan sejauh 22,27 kilometer hanya dengan 1 liter solar.
Pada segmen hatchback subkompak, sesungguhnya masih ada 2 mobil lagi, Peugeot 207 dan Volkswagen Polo, yang sama-sama menyandang mesin 1.4 Liter. Namun, sengaja tidak dibahas di sini mengingat kedua mobil itu dijual dengan harga di atas Rp 250 juta.
Melihat sudah ramainya segmen hatchback subkompak, logis saja jika muncul pertanyaan, bagaimana peluang Ford Fiesta? Peluang itu selalu ada, yang paling penting adalah bagaimana cara atau strategi PT Ford Motor Indonesia memasarkan mobil itu.
Mazda2 sudah melakukannya dengan cukup baik. Sebagai pendatang baru, Mazda dapat menempatkan dirinya di urutan kelima dengan raihan sebesar 1.419 unit. Mazda2 diluncurkan di Hotel Four Seasons, Jakarta, 25 November 2009, dan sampai akhir tahun 2009 terjual sebanyak 229 unit. Jika tren penjualan mobil dalam paruh kedua tahun 2010 tetap baik seperti paruh pertama, diperkirakan penjualan Mazda2 akan melampaui 2.000 unit.
Penjualan mobil di kisaran harga Rp 100 juta hingga Rp 200 juta masih tetap tinggi, bahkan tinggi sekali. Sebab itu, selalu ada peluang bagi mobil-mobil baru di kisaran harga itu.
Suzuki Splash adalah salah satu model di antaranya. Mobil kecil yang memasuki segmen di antara mobil kota (city car) dan mobil hatchback subkompak itu dalam waktu empat bulan telah membukukan penjualan sebanyak 1.317 unit.
Di segmen yang sama telah mengintip Nissan March. Sama seperti Ford Fiesta, Nissan pun memerlukan cara atau strategi yang tepat dalam memasarkan Nissan March.
Nama besar Nissan memang bisa membantu, tetapi selain produk yang baik dan berkualitas, layanan purnajual memegang faktor yang sangat penting dalam memasarkan Nissan March.