Tips Menyiapkan Anak ke Sekolah

Kompas.com - 28/07/2010, 10:22 WIB

KOMPAS.com — Rutinitas pagi hari saat menyiapkan anak berangkat ke sekolah sering menciptakan chaos di rumah. Misalnya, si kecil bangun kesiangan dan cerewet dengan menu sarapannya. Atau, ia lupa ternyata ada PR dari gurunya, atau mendadak mogok karena tak mau memakai pakaian yang Anda pilihkan. Padahal, Anda sendiri juga harus bersiap menuju ke kantor.

Bila kekacauan seperti ini terus berulang setiap hari, sudah waktunya bagi Anda untuk melakukan pengaturan ulang rutinitas pagi hari. Ada baiknya Anda menyiapkan segala hal yang berkaitan dengan keperluan sekolah sejak malam sebelumnya.

Disiplin pada pengaturan waktu
Ajak anak tidur 15 menit lebih awal malam sebelumnya dan bangunkan mereka lebih awal 15 menit. Waktu yang tersisa ini bisa Anda gunakan untuk menyiapkan makanan dan menemani mereka makan. Selain itu, juga mengingat kembali daftar barang-barang yang harus dibawa. Lakukan rutinitas ini setiap hari supaya anak tahu kapan harus tidur, bangun, mandi, sarapan, dan berangkat ke sekolah. Pengaturan waktu ini tak hanya bermanfaat untuk anak, tetapi juga Anda sendiri.

Siapkan perlengkapan sekolahnya
Setiap malam, cek apa isi tas sekolah anak dan bersihkan dari kertas-kertas atau hal-hal lain yang tak perlu. Tanyakan kepada anak, tugas apa yang diberikan gurunya untuk sekolah besok. Misalnya, pensil mewarnai, PR, atau ulangan. Temani anak mengerjakan tugasnya supaya perhatiannya tidak beralih ke hal-hal lain. Bila ia sudah belajar membaca puisi, atau menyiapkan ulangannya, berikan pertanyaan-pertanyaan untuk mengetes hafalannya.

Pada pagi harinya, sambil menemani anak makan, ulang kembali pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi pelajarannya.

Menu bekalnya
Sudah bukan hal yang perlu diperdebatkan lagi bahwa anak bisa jadi sangat pemilih dalam hal menu makan. Anda bisa menanyakan langsung kepada anak, apa yang ingin dibawanya untuk bekal ke sekolah. Berikan ide-ide baru supaya menu makannya lebih bervariasi. Bila perlu, buat daftar bekal makanan selama seminggu supaya Anda tidak perlu mengingat-ingat apa yang bisa diberikan untuk anak. Buah-buahan potong, jelly, yoghurt, atau susu dalam kemasan botol plastik juga bisa jadi tambahan.

Pakaian yang dipakai
Bila ada hari-hari tertentu di mana anak boleh memakai pakaian bebas untuk ke sekolah, ajak anak untuk memilih pakaian yang ingin dipakainya malam sebelumnya. Hal ini akan sangat menghemat waktu Anda pada pagi dan menghindari keluhan anak karena tidak ingin memakai kemeja bergambar Ben 10 atau ingin rambutnya dikuncir.

"Check list"
Sambil menunggu anak mandi, Anda bisa mengecek kembali daftar barang yang harus dikenakan atau dibawa oleh anak. Misalnya, tas dan buku sekolahnya, pakaian, sepatu dan kaus kakinya, bekal sekolah, tisu atau sapu tangan, jepit atau pita rambutnya, uang saku, dan lain-lain.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau