Arafat Kembalikan Moge Setelah Susno 'Bernyanyi'

Kompas.com - 28/07/2010, 19:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisaris Polisi Arafat Enanie (41) mengaku mengembalikan motor Harley Davidson ke Alif Kuncoro setelah mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji mengungkapkan adanya mafia kasus kepada media dalam perkara Gayus Halomoan Tambunan. Namun, dia membantah bahwa motor gede itu suap dari Alif.

Alasan Arafat, dia hanya dititipkan motor gede (moge) oleh Alif setelah Alif kepergok selingkuh oleh istrinya. Sebelum kepergok, Alif telah memesan moge. Lalu, istri Alif melarang suaminya menggunakan moge. Harley Davidson tipe Ultra Classic itu diantarkan pihak PT Mabua Motor Indonesia ke rumah Arafat di Depok pada November 2009 dan diterima istri Arafat.

Arafat mengaku tidak lagi berkomunikasi dengan Alif setelah moge ia terima. Alasan dia, nomor ponsel Alif telah diganti. "Pak Susno udah mulai hubung-hubungi saya dengan pembukaan blokir (rekening Gayus). Feeling saya jangan-jangan dikaitkan juga ini motor," cerita Arafat saat bersaksi di sidang Alif di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (28/7/2010).

Lantaran tidak dapat menghubungi Alif, kata Arafat, ia lalu menghubungi pihak Mabua untuk mengambil moge. Setelah itu, kata Arafat, ia mendatangi rumah Alif untuk sampaikan bahwa moge itu telah dikembalikan ke Mabua. "Kenapa baru dikembalikan saat Susno mengungkap?" tanya hakim. "Beliau (Alif) belum minta. Saya juga belum bisa hubungi Alif," jawab Arafat.

Pada waktu itu apakah Anda tidak berpikir motor itu akan membahayakan Anda? "Saya hanya mikirkan teman minta tolong. Sebagai polisi, ada orang yang minta bantuan, saya tergerak bantu," jawab Arafat.

Seperti diberitakan, moge itu sempat disimpan di showroom Mabua di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, sebelum disimpan di rumah Alif. Moge itu diberikan Alif agar adiknya, Imam Cahyo Maliki, tidak dijadikan tersangka setelah mengalirkan dana Rp 25 juta ke rekening Gayus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau