Hak pendidikan

Bisakah Anak Jalanan ke Sekolah Reguler?

Kompas.com - 28/07/2010, 19:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Anak jalanan yang diberikan bantuan pendidikan harus bisa disamakan dengan siswa regular yang mengenyam pendidikan di sekolah yang bersangkutan. Sekolah harus menciptakan nuansa pembelajaran yang nondiskriminasi. 

"Guru-guru harus memberlakukan hak yang sama antara anak jalanan dan anak reguler,” ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait pada acara talk show Peranan Orang Tua dalam Mengembalikan Anak Jalanan ke Bangku Sekolah di Jakarta, Kamis (28/7/2010).

Aris menambahkan, belum tentu anak jalanan lebih bodoh dari anak reguler. Dia mengambil contoh mengenai sekolah berstatus rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) sebagai sekolah yang menciptakan suasana dan kondisi diskriminasi.

"Sekolah seharusnya untuk satu tujuan, yaitu pendidikan, tidak ada itu sekolah bertaraf internasional dan sekolah plus-plus. Itu sekolah untuk orang kaya,” ujar Aris, yang menegaskan tidak sepantasnya ada sekolah yang menciptakan perbedaan.

Disinggung mengenai anak-anak jalanan yang bisa membaur dengan anak-anak lainnya di sekolah reguler, Isti Saptiono, Anggota Dewan Yayasan Indonesian Street Children Organization (ISCO), mengatakan, rasa sikap minder dan pesimistis pasti ada.

"Tetapi, kami memiliki sanggar di tiap wilayah sehingga setiap pulang sekolah anak bisa mampir ke sanggar, diberi les, dan kemampuan lainnya dikembangkan. Saya rasa itu bisa memupuk percaya diri mereka," kata Isti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau