Ekspedisi kilimanjaro

Tim Menuju ke Gerbang Gunung Cahaya

Kompas.com - 29/07/2010, 08:45 WIB

KOMPAS.com - Tim Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia dari perhimpunan penempuh rimba dan pendaki gunung Wanadri berangkat ke Tanzania untuk mendaki Kilimanjaro (5.892 meter)—yang berarti gunung (kilima) cahaya (njaro) pada bahasa Swahili, gunung tertinggi di Afrika, Senin (26/7/2010) pagi. Demikian dilaporkan wartawan Kompas, Ambrosius Harto, yang menyertai tim.

Pendakian ke puncak Uhuru akan dimulai Rabu (28/7/2010) siang melalui jalur Desa Marangu, gerbang Taman Nasional Kilimanjaro, dan akan mencapai puncak pada 1 Agustus.

Begitu mendarat di Nairobi setelah penerbangan panjang dari Jakarta, 11 anggota tim dibagi menjadi dua rombongan penerbangan ke Bandara Internasional Kilimanjaro.

Setiba rombongan kedua, perjalanan dilanjutkan ke Marangu memakai bus perusahaan jasa wisata TN Kilimanjaro. Tim berangkat pukul 16.06 WIB dan tiba pukul 18.01 WIB.

Dalam perjalanan, rombongan melewati dataran dengan ladang jagung, savana, dan padang penggembalaan. Jalan raya beraspal mulus dan lebar. Rumah-rumah penduduk berdinding tembok. Rombongan di sepanjang jalan menjumpai banyak orang Masai, suku pejuang (warrior). Mereka berpakaian khas dan unik, yaitu sarung warna-warni dan bermotif.

Sesampai di Marangu, rombongan menjajal sapi dan ayam bakar dengan kentang goreng. Minumnya bisa kopi, teh, air putih, bahkan bir bermerek beken Kilimanjaro.

Setelah cukup kenyang, tim beristirahat di pemondokan Babylon yang baru selesai direnovasi. Air hangat untuk mandi serta kasur empuk dan selimut tebal begitu nyaman dan spesial guna memulihkan kondisi tubuh yang letih akibat perjalanan panjang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau