Sea games 2011

Anak Jalanan Akan Ditertibkan

Kompas.com - 30/07/2010, 10:16 WIB

Palembang, Kompas - Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Dinas Sosial dan Pemerintah Kota Palembang akan menertibkan anak jalanan sebelum SEA Games 2011. Langkah ini untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keindahan kota selama pesta olahraga internasional tersebut.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Sosial Sumsel Ratnawati, Kamis (29/7) di Palembang. ”Anak jalanan yang ditertibkan selanjutnya akan diberi pembinaan keterampilan atau dikembalikan ke sekolah,” kata Ratnawati.

Menurut dia, Dinas Sosial Sumsel bekerja sama dengan telah menyalurkan bantuan uang sekolah kepada 50-an anak jalanan. Bantuan uang sekolah tersebut ditransfer langsung ke rekening anak.

”Bantuan uang sekolah diberikan selama enam bulan. Tapi kalau anaknya kembali ke jalan, bantuan dihentikan,” kata Ratnawati tanpa merincikan jumlah bantuan tersebut.

Dia mengaku, jumlah bantuan dari pemerintah untuk anak jalanan masih sangat terbatas. Oleh sebab itu, dia mengimbau masyarakat agar ikut peduli kepada anak jalanan. Misalnya, dengan tidak memberikan uang kepada anak jalanan karena membuat mereka menjadi manja.

Tidak manusiawi

Direktur Yayasan Puspa Indonesia Rina Bakrie menuturkan, penertiban anak jalanan demi SEA Games 2011 merupakan tindakan tidak manusiawi. Sebab, anak jalanan berada di jalan karena berbagai faktor, termasuk faktor ekonomi. ”Kalau anak jalanan akan ditertibkan harus ada solusi. Anak jalanan harus tetap bisa mencari nafkah,” ujar Rina.

Menurut Rina, anak jalanan sering menjadi sasaran penertiban karena dikhawatirkan berbuat kriminal. Padahal, faktanya sangat jarang anak jalanan berbuat kriminal.

Rina mengutarakan, SEA Games masih setahun lagi sehingga masih cukup waktu untuk memberikan pendidikan dan keterampilan kepada anak jalanan. Dengan demikian, anak jalanan tidak perlu ditertibkan saat SEA Games berlangsung. (WAD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau