PU: H-10 Pekerjaan Jalan Dihentikan

Kompas.com - 30/07/2010, 19:50 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan seluruh pekerjaan konstruksi jalan, jembatan dan jalan layang di jalur mudik akan dihentikan pada H-10.

"H-10 seluruh pekerjaan perbaikan jalan, jembatan dan fly over di jalur mudik akan dihentikan," kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak pada Lokakarya Permasalahan Angkutan Lebaran dan Solusinya untuk Pers/Media Massa, di Bandung, Jumat.

Hermanto memastikan, penghentian pekerjaan itu untuk membantu kelancaran arus mudik - balik pada angkutan lebaran tahun ini. "Minimal untuk badan jalan sudah bisa dilalui, meski belum sempurna dengan kecepatan 30-40 km per jam, termasuk juga untuk sejumlah ’fly over’ seperti di Merak," katanya.

Sejumlah titik pekerjaan jalan antara lain di beberapa titik pantura Jawa Barat, lintas timur Sumatera, Nagrek, dan lainnya.

Hermanto mengatakan, dari total jalan nasional sebesar 38 ribu km, yang menjadi fokus untuk angkutan lebaran hanya sebesar 11 ribu, sedangkan untuk jalur-jalur alternatif yang merupakan jalan propinsi, kabupaten-kota sebanyak 4.200 km. "Selain itu jalan tol yang tersebar, terutama di Pulau Jawa sepanjang 700 km," katanya.

Dengan demikian, pada H-10 itu, seluruh jalan nasional untuk jalur mudik yang sedang mengalami perbaikan, minimal permukaan jalannya sudah bisa dilalui. "Jaminan kita, meski ada sebagian rusak, tetapi tidak rusak berat," ungkapnya.

Jalur rekomendasi

Menjawab pertanyaan jalur mana untuk angkutan jalan yang layak direkomendasikan untuk mudik 2010 ini, Hermanto menegaskan, hal itu tergantung dari asal dan tujuan.

"Untuk lintas Sumatera, saya kira lintas timur lebih baik karena badan jalan rata-rata sudah tujuh meter, sedang untuk pantura Jawa, lintas utara masih terbaik," katanya.

Total pemudik tahun diperkirakan mencapai 17 juta orang atau naik 15 persen dibanding tahun ini.       

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau