JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi corat-coret di atap gedung DPR yang dilakukan aktor senior, Pong Hardjatmo, langsung disorot oleh vokalis yang juga anggota Dewan, Tere.
Menurut penyanyi lagu "Kesepian" itu, aksi Pong semestinya jadi bahan renungan anggota DPR. "Saya baru dengar dan belum lihat secara langsung apa yang dilakukan Om Pong Hardjatmo. Bagi saya, itu tidak tepat, apalagi seorang public figure. Tapi, dia bisa jadi bahan kontemplasi (perenungan)," kata Tere di Jakarta, Jumat (30/7/2010).
Meski begitu, lanjut Tere, DPR harus bijak dalam menanggapi aspirasi masyarakat yang menginginkan agar pemerintah dapat sesegera mungkin menyelesaikan segala persoalan bangsa.
Oleh karena itu, Tere berharap agar sistem penyaluran aspirasi segera dibenahi. "Ke depan harus ada sistem. Siapa pun yang memberikan pendapat bisa menggunakan saluran yang tepat untuk beraspirasi," ungkap kader Partai Demokrat itu.
"Kami harus ada pemikiran yang komprehensif. Kami tidak bisa bilang ini kegagalan dan kami berusaha mengubah sistem, dan ternyata kami belum ada tempat pengaduan masyarakat di dalam gedung dewan," kupas Tere.
Namun, menanggapi aksi Pong pada Jumat siang tadi, Tere menyarankan agar penyampaian pendapat dilakukan lewat jalur semestinya. "Saat ini kita bisa memberikan opini lewat e-mail," tutupnya. (FAN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang